Daerah Papua 

Tak Dilibatkan Dalam KKPSDA, Gubernur Papua ‘Ngamuk’

[foto: int]
[foto: int]
Jayapura – Reaksi keras bermunculan terhadap Pembentukan Tim Kajian Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam (KKPSDA) bagi Pembangunan Ekonomi Papua. Bahkan kritikan tersebut datang dari Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe.

Gubernur meminta secara tegas pemerintah pusat agar tidak membicarakan soal tambang dan emas yang ada di Papua.

“Memangnya mereka yang punya batu, tanah, dan emas. Ini rakyat Papua yang punya. Sembarang saja orang datang mengaku dan mengambil, lalu dibicarakan di Jakarta,” kata Lukas Enembe di Jayapura, seperti dilansir SinarHarapan, Selasa (30/6).

Gubernur Lukas menilai, orang Papua punya hak untuk mengelola sumber daya alamnya sendiri dan tidak harus dibawa ke Jakarta untuk dibahas. Apalagi, kata dia, tanpa melibatkan masyarakat dan orang-orang yang berkewenangan untuk itu.

“Memang nenek moyangmu yang taruh di sini. Ini Tuhan kasih buat orang yang ada di atas tanah ini, yakni orang Papua,” tegasnya.

Menurut Lukas, sudah sepantasnya seluruh sumber daya alam di provinsi dikelola bagi kemajuan dan kesejahteraan warga Papua.

“Sumber daya yang ada di Papua semuanya dipergunakan untuk kemajuan Papua. Semua orang harus bicara itu,” jelasnya.

Apalagi, kata dia, warga di sana kini dalam mayoritas masih hidup dalam kemiskinan dan keterbelakangan.

“Tidak boleh semua sumber daya yang ada di Papua diambil orang lain, sedangkan rakyat terus miskin,” tegas Lukas. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon