Daerah Maluku 

Isu Provokasi Dimainkan Pemain Lama

AMBON – Munculnya sejumlah isu-isu provokasi di masyarakat Maluku, ternyata dimainkan orang-orang tertentu untuk membuat kondisi keamanan di Maluku menjadi terganggu.

Menurut Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff, isu-isu provokasi, serta konflik komunal antar desa yang terjadi di beberapa daerah dilakukan oleh pemain-pemain lama.

“Mereka ini merupakan pemain-pemain lama, yang ingin merusak kedamaian di bumi seribu pulau . Contohnya kasus Mamala-Morela, pelakunya merupakan pemain lama, dan sudah ditangkap,” ujar Gubernur.

Oleh karenanya, Gubernur meminta kepada seluruh masyarakat Maluku untuk tidak panik dan takut.” Jika masyarakat menemukan kejanggalan di lapangan segera laporkan ke pihak keamanan,” ujarnya.

Gubernur yakin, ketahanan lokal masyarakat Maluku sudah semakin kuat. Sehingga berbagai isu-isu yang beredar bisa dicerna dengan baik.” Masyarakat Maluku tidak ingin lagi hidup susah, seperti peristiwa yang terjadi 14 tahun lalu,” tandasnya.

Menurutnya, isu-isu dimainkan ini bertujuan untuk merusak hubungan masyarakat Maluku yang sudah semakin aman. Apalagi menjelang event nasional yang akan dilaksanakan di kota Ambon, yaitu Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) pada bulan oktober mendatang.

“Untuk itu saya menghimbau semua masyarakat Maluku harus lawan mereka. Pasti mereka akan terkucilkan, dan akan bosan dengan hal ini,”himbaunya. (GK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon