Daerah Nusa Tenggara Timur 

Duh! 70 Persen Sekolah di NTT dalam Keadaan Rusak

[foto: int]
[foto: int]
Kupang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk mengatakan bahwa sekitar 70 persen kondisi prasarana penunjang pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kondisi rusak.

“Kerusakan mulai dari rusak ringan hingga berat,” kata Petrus kepada Suara Pembaruan, 07/08.

Kemudian, Petrus merinci, di tingkat sekolah dasar (SD), terdapat 36.916 ruang belajar dan sebanyak 29.430 ruang diantaranya harus segera direhabilitasi.

“Di tingkat sekolah menengah pertama (SMP), terdapat 10.930 unit dan yang harus direhabilitasi 8.422 ruang kelas,” tuturnya.

Selanjutnya, lanjut Petrus, selain membutuhkan rehabilitasi, kata Sinun, NTT juga membutuhkan ruang kelas baru.

“Kebutuhan ruang kelas baru untuk pendidikan dasar sebanyak 1.313 ruang, terdiri atas 936 ruang untuk SD dan 377 ruang buat SMP,” ungkapnya.

Kemudian, kata Petrus, sebanyak 1.576 dari 5.125 ruang kelas SMA dan 645 dari 2.459 ruang kelas SMK yang memerlukan rehabilitasi.

“Ruang kelas baru, SMA membutuhkan 846 ruang dan SMK 606 ruang,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Petrus, diperlukan alokasi dana yang cukup besar untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Menambah ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta bengkel,” jelasnya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon