Ekonomi & Bisnis 

Layani Indonesia Timur, PT Pelni Akui Belum Dapat Intruksi Presiden

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Sampai saat ini, PT Pelni (Persero) masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) terkait penugasan ‘tol laut’ di daerah-daerah terpencil khususnya di wilayah Timur Indonesia. Pihak Pelni mengaku sudah siap untuk menjalankan angkutan barang pokok dan barang penting ke daerah-daerah terpencil tersebut.

“Pelni belum bisa melaksanakan penugasan yang menjadi bagian dari ‘tol laut’ tersebut karena masih menunggu bantuan kapal dari dana PMN dan penugasan resmi dari pemerintah melalui Perpres,” tutur Direktur Utama PT Pelni, Elfien Goentoro, seperti dilansir detikcom, 03/09.

Elfien berjanji, apabila kapal dari dana PMN dan penugasan resmi dari pemerintah sudah diberikan, maka pihaknya akan segera membuat trayek reguler ke Indonesia Timur seperti melakukan pengiriman barang pokok dan barang penting lainnya.

“Kalau ini selesai, September kita bisa menjalankan kapal untuk ‘tol laut’, untuk menjadikan trayek reguler dan tetap ke daerah timur,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dengan adanya trayek tetap tersebut, disparitas harga barang-barang di Indonesia bagian barat dan bagian timur dapat ditekan.

“Dengan begitu disparitas harga barang bisa ditekan,” jelasnya.

Selain itu, Elfien juga berharap pemerintah segera menyelesaikan PMN dan Perpres agar Pelni dapat berlayar membawa barang pokok dan barang penting ke daerah terpencil. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon