Daerah Hot Papua 

Tahun 2040, Orang Asli Papua Diprediksi Bakal Punah

[foto: int]
[foto: int]
Jayapura – Setelah tahun 1971, jumlah penduduk Non Papua (Pendatang) melonjak tajam mencapai 53% (1.956 juta), sedangkan OAP menurun menjadi 47% (1.7 juta). Perkembangan populasi OAP ini cenderung memprihatinkan dalam satu dasawarsa dan menurun setelah tahun 2005.

Pemerhati Fenomena Sosial di Tanah Papua, Ir. Yan Ukago, MT mengatakan bahwa dari tahun 1971 sampai dengan 2004, jumlah OAP di Tanah Papua masih dominan, tetapi setelah tahun itu kondisinya terbalik.

“Kendali dominasi penduduk di Papua adalah justru orang Pendatang,” ujar Yan di Jayapura, seperti dilansir MajalahSelangkah, belum lama ini.

Menurut Yan, berdasarkan analisis segresi tersebut, jika tidak dicegah maka diperkirakan pada tahun 2025, penduduk asli Papua menurun menjadi 1.5 juta jiwa (36%) dan penduduk non Papua naik mencapai 2.7 juta jiwa (64%).

“Kondisi terburuk bilamana tidak ada proteksi, jumlah penduduk Papua akan musnah dari Tanah Papua tahun 2040,” jelasnya.

Artinya, kata Yan, di atas negeri Papua ini setelah tahun 2040, ada penduduk mencapai 6 juta, tetapi bukan orang Asli Papua pemilik daerah ini. Karenanya, dia menegaskan, perlu ada upaya program nyata sungguh dari Pemerintah.

“Pemerintah RI sebaiknya undang pencacah jiwa dari lembaga internasional yang independen untuk mendata orang asli Papua di seluruh pelosok kampung dan lakukan verifikasi data versi BPS dan KPU dari Indonesia,” tutur Yan. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon