23 April KPU KKT Rencana Laksanakan Pemilu Lanjutan

Saumlaki, indonesiatimur.co – Ketua KPUD Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Reagen Lartutul, dalam Rapat Pembahasan Permasalahan Pemilihan Umum 2019 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, bersama Forkopimda, pimpinan umat, Parpol, KPUD dan Bawaslu, pada Kamis (18/04/2019), menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya penconlosan di 20 TPS di KKT yaitu 17 TPS di Saumlaki dan 3 TPS di Lermatang . “Ini bagian dari kekhilafan kami. Tapi kami tetap berjalan berdasarkan norma dan aturan yang berlaku,”ujarnya.

Dirinya menegaskan, KPUD KKT telah memutuskan untuk melaksanakan pemilihan umum lanjutan pada 23 April nanti. “Mengingat sebagian TPS di KKT telah melakukan pencoblosan, dan tinggal 20 TPS yg belum melakukan pencoblosan lakukan. Oleh karena itu kami telah memutuskan pemilihan lanjutan dilakukan 23 April nanti,”tandasnya.

Advertisements

Menurutnya, tertundanya pencoblosan di 20 TPS di KKT, dikarenakan kekurangan formulir C1 Plano yang harus dikirim dari Jakarta, dan formulir lainnya. “Selain itu keterlambatan pengiriman 19ribu surat suara yang rusak, yang menyebabkan terlambatnya proses penyortiran, pelipatan dan pengepakan,”terangnya.

Dia menjelaskan, telah meminta KPPS dari TPS yang telah selesai melakukan pencoblosan, untuk tetap melakukan penghitungan suara.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu KKT, Mathias Alubwaman, mengatakan bahwa Bawaslu sudah menganalisa akan ada keterlambatan, karena melihat kesiapan yang ada.
“Bawaslu sudah peringatkan kepada KPUD KKT tentang kemungkinan keterlambatan ini,”ucapnya.

Dia menegaskan, Bawaslu KKT sudah koordinasi dengan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI.

Tentang adanya pelanggaran pemilu, Bawaslu sedanh mengumpulkan data tambahan ada tidaknya pelanggaran. Ada TPS yang sudah laksanakan ada yg tidak.
“Contoh seperti di Wowonda , surat suara DPD kurang, akhirnya masyarakat hanya menerima 4 macam surat suara saja. Sedangkan surat suara DPD tidak. Ini akan jadi bahan evaluasi kami,”ungkapnya. (it-01)

Comments

comments