Daerah Maluku 

Kebakaran Lahan Kosong Depan Kancam Wertamrian. Damkar KKT Sigap Tangani

Saumlaki, indonesiatimur.co –

Kebakaran lahan kosong seluas 5 Hektar yang terletak di depan Kantor Camat (Kancam) Wertamrian, Desa Lorulun, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang sempat membuat panik warga Wertamrian, berhasil diatasi Regu I Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja, Jumat (28/08/2020) siang tadi.

Pelaksanaan tugas pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi PMK Satpol PP KKT, Julianus Batmomolin, yang melibatkan Regu I PMK sebanyak tujuh personil dengan dibekali satu unit Mobil Damkar dan dua unit Mobil Suplai Air Damkar, bergerak cepat menuju lokasi Desa Lorulun, Kantor Camat Wertamrian, guna menghentikan lajunya kobaran api.

Advertisements
Pemkot Ambon - Pesparani 2022

Awalnya, sekira pukul 13.45 Wit, Piket Damkar KKT mendapat informasi melalui telepon selular dari Camat Wertamrian yang melaporkan adanya kebakaran lahan kosong yang berada tepat di depan Kantor Camat Wertamrian, sehingga setelah melakukan persiapan, Armada Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan proses pemadaman. Dua jam berselang, api berhasil dipadamkan, dan Personil Damkar melakukan pendinginan pada lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api.

Menurut informasi yang diterima, lahan kosong yang hanya ditumbuhi semak belukar seluas 5 Hektar tersebut, adalah milik keluarga Fabumase yang merupakan warga Desa Lorulun. Kebakaran lahan tersebut, disinyalir berasal dari ulah manusia, yakni pembakaran lahan kebun ataupun karena puntung rokok yang dibuang sembarangan, apalagi dengan kondisi kemarau dan disertai angin kencang.

“Api sangat cepat merambat karena adanya angin yang bertiup kencang serta kemarau. Beruntung dengan peralatan Damkar seadanya, api dapat dipadamkan sehingga tidak adanya kerugian materiil disana,” ujar Kasie PMK, Julianus Batmomolin saat dikonfirmasi. (it-03)

Advertisements
Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Komentar anda:

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.