Daerah Maluku 

Pejabat Dan ASN Pemkot Harus Jadi Contoh, Tidak Gelar Open House

Ambon, indonesiatimur.co – Walaupun angka penderita covid-19 di Kota Ambon menurun, namun Pemerintah Kota Ambon tetap konsisten menegakkan disiplin agar bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota yang berjulukan manise.

Oleh karena itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy melarang pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menggelar acara “Open House” ketika Lebaran Idul Fitri, pada Mei 2021 mendatang.

“Pejabat dan ASN lingkup Pemkot Ambon, harus menjadi contoh bagi masyarakat, untuk tidak menggelar Open House, ” terang Walikota, Kamis (29/04/2021)

Selain tidak menggelar open house, pejabat dan ASN Pemkot Ambon juga diminta untuk tidak mudik.

” Kebijakan terkait larangan Open House ini, sebagai bentuk implementasi atas perintah Presiden Indonesia, Joko Widodo, yang disampaikan dalam rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah. Pada Rabu (28/04/2021) Bapak Presiden tekankan betul pentingnya antisipasi kita terhadap Covid-19 , makanya kita harus ambil kebijakan ini,”tandasnya.

Bagi Walikota , upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Ambon, tidak boleh lengah untuk menekan angka terkonfirmasi positif corona.

“Dibeberapa negara besar seperti di Brazil, India dan Turki, mengalami lonjakan kasus yang tidak bisa dikendalikan. Makanya Bapak Presiden perintahkan agar kita di daerah selalu antisipasi hal ini. Jika kita lengah dan lalai dalam penanganan corona di Kota Ambon, sudah barang tentu hal tersebut dapat berdampak besar bagi kita sendiri,”ungkapnya. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon