Kesehatan Maluku 

Anak Gizi Buruk Di Babar Timur, Berharap Perhatian Dari Pemkab MBD

Tiakur, indonesiaimur.co – Temuan anak gizi buruk di Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terungkap dari postingan Facebook mantan Kapolsek Babar Timur , Edwin Rangkoly, pada 29 April.

Dalam postingan itu, Rangkoly meminta perhatian pemerintah agar dapat memperhatikan penderitaan masyarakat.

Advertisements

Dia juga mengakui, selama menjabat sebagai Kapolsek selama kurang lebih 2 tahun, dirinya pun tidak mengetahui keadaan anak yang bernama Johan Yusup Seralurin , berusia 7 tahun di Desa Wakpapapi.

Ketika dihubungi via mesengger, mantan Kapolsek Babar Timur menjelaskan , dirinya baru mengetahui informasi tersebut dari warga setempat dan kemudian mempostingnya di Facebook.

Sementara itu , salah satu warga Desa Wakpapapi, Yopi Unitly yang dikonfirmasi pada Jumat (30/04/2021) via telepon seluler mengatakan, Johan Yusup Seralurin lahir dengan kondisi sehat pada 25 Mei 2015. Pada usia 2 tahun ayahnya meninggal.
Setelah ayahnya meninggal ibu dari anak tersebut menikah lagi. Anak ini kemudian tinggal dengan dengan ibu dan keluarga barunya, namun anak tersebut mulai mengalami penurunan kesehatannya.

” Kita sering melihat anak itu bermain di lantai dan mengkonsumsi makanan sembarang , bahkan dirinya seakan ditelantarkan. Keadaan tersebut yang mengakibatkan kesehatannya semakin memburuk karena tidak diperhatikan sejak usia dua tahun hingga saat ini,” ungkap Unitly.

Unitly mengatakan, ketika melihat kondisi Johan yang makin memburuk, paman dari anak tersebut, Markus Seralurin, minggu lalu berinisiatif merawat anak tersebut.

“Selama lima tahun ini, belum pernah ada perhatian dari pemerintah desa maupun Dinas kesehatan,”tandasnya.

Dengan diungkapnya kondisi anak tersebut, diharapkan ada perhatian dan penanganan dari pemerintah khususnya Dinas Kesehatan. (it-04)

Terkait

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.