Daerah Maluku 

Rulaf Siletty Giring Percepatan Revitalisasi PJUTS di Tanimbar

Saumlaki, indonesiatimur.co – Republik ini masih banyak memiliki daerah tertinggal, artinya banyak daerah pedesaan atau kawasan di pinggiran kota yang belum mendapatkan akses penerangan jalan umum yang memadai, relatif masih minim, gelap gulita dan rawan akan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di malam hari.

Untuk itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Komunikasi Pelaksana (FKP) Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), Rulaf Siletty, yang juga merupakan salah satu putera daerah bumi Duan Lolat ini, melakukan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku pada Selasa (22/02/2022) dan akan menggandeng pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk melaunching Revitalisasi PJUTS dimaksud yang akan dilakukan esok, Rabu (23/02/2022).

Advertisements

Rulaf Siletty saat ditemui media ini mengatakan, tujuan akan dilaunchingnya Program PJUTS ini, merupakan suatu perwujudan nyata berupa kontribusi aktif dari Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages (LPP FBDH) kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung dan mewujudkan Program Indonesia Terang yang dicanangkan Presiden RI, Ir. Joko Widodo, dan didukung dengan Peraturan Presiden RI nomor 47 Tahun 2017 tentang terwujudnya ketersediaan penerangan jalan umum yang didukung Tenaga Surya di setiap desa tertinggal.

Dijelaskan, sebagai putera daerah, dirinya kemudian mengusulkan agar Tanimbar mendapatkan jatah, karena berdasarkan master plan, lebih dari 2.5 Juta unit PJUTS akan dipasang tersebar di berbagai daerah dengan kuota sebanyak 5000 unit untuk setiap Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dan bahkan dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 13,6 juta orang dengan total anggaran 61,5 Triliun yang akan segera di realisasikan tahun 2022 hingga 2025 secara bertahap.

“Saya datang dengan tugas mulia dengan rasa memiliki dengan Tanimbar, bagaimana kalau korwil dan sekjen saja merupakan anak asli Tanimbar, kok kita tidak liat daerah kita ini,” ujar Siletty.

Ia melanjutkan, pihaknya telah memperjuangkan sebanyak 5000 lampu Solar Cell yang akan ditempatkan pada sejumlah titik yang telah ditentukan langsung oleh pihak Pemda, dalam hal ini Dinas Cipta Karya. Untuk itu, pelaksanaan launching percontohan program dimaksud, akan dilakukan besok.

“LPP FBDH memberikan dana hibah berupa lampu Solar Cell ini, yang ditangani langsung oleh FKP-PJUTS,” ungkap Sekjen sekaligus menjabat Koordinator Regional IV Papua dan Papua Barat LPP FBDH ini. (it-03)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Komentar anda:

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.