Edukasi dan Literasi Al-Qur’an Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian Warga Binaaan Lapas Geser
Geser,indonesiatimur.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terus berkomitmen mewujudkan dan menjadikan warga binaan layaknya pribadi yang unggul, berbudi pekerti luhur serta memiliki pengetahuan dan bekal agama yang baik. Upaya tersebut tentunya ditempuh melalui serangkaian sarana pembelajaran dan pembimbingan yang diintesfikan staf bagian subseksi pembinaan dengan menggelar edukasi literasi membaca dan mengkaji Al-Qur’an guna memperlancar bacaan, pelafalan maupun pemahaman makna oleh warga binaan tentang ayat-ayat Al-Qur’an, rabu (10/09/2025).
Kegiatan edukasi dan literasi yang dilangsungkan di mushola At-takwa Lapas Geser ini dinilai menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik, memahami makna dan keutamaan serta menyadari dampak positif dari kebiasaan membaca dan mengkaji Al-Qur’an yang berpotensi membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik.
Pelaksana Harian Kasubsi Pembinaan, M. Yusuf Kilkoda menjelaskan, di dalam fiqih Islam kegiatan membaca dan mempelajari Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan, diantaranya, memperoleh pahala bagi yang tekun mempelajarinya dan dapat mengalir sebagai amal jariyah bagi orang yang mengajarkan, sebagai pedoman hidup, serta membersihkan hati dan memberikan ketenangan jiwa. Selain itu, mempelajari Al-Qur’an juga dapat menjadikan individunya memiliki karakter yang cerdas, disiplin dan cenderung memiliki pola fikir yang positif.
“Kegiatan ini dilangsungkan sebagai sarana menjadikan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, menumbuhkan ketenangan jiwa, meningkatkan keimanan dan ketakwaan juga sebagai pedoman hidup yang berorientasi pada kebaikan terhadap individu maupun sesama. Fokusnya tentu sebagai pengingat akan kesalahan setiap warga binaan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dengan terus berbenah diri agar menjadi isnpirasi bagi orang lain berdasarkan tindakan positif yang diimplementasikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kalapas Geser, Mulyo Utomo menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan dan pembinaan yang humanis sebagai sarana bagi warga binaan untuk memperbaiki diri serta memperkuat keimanan dan ketakwaan. menilik pentingnya pembinaan edukasi dan literasi Al-Qur’an bagi warga binaan kegiatan ini menjadi bagian penting yang rutin dilaksanakan dari program pembinaan kepribadian.
“Selaku penyelenggara sistem Pemasyarakatan, Kami terus mengupayakan pelayanan prima kepada warga binaan diantaranya melalui pembinaan kepribadian yang humanis dan relevan. warga binaan berhak memperoleh pendidikan dan pemebelajaran nilai-nilai agama dengan aman dan nyaman dan hal tersebut dijamin di dalam Pancasila dan Undang-undang. Kami berharap langkah demi langkah yang kami upayakan dapat berbuah manis dengan mencetak warga binaan menjadi pribadi yang luhur pengetahuan dan akhaknya dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum,” tegasnya.
Kegiatan pembinaan kepribadian melalui eduksi dan literasi Al-Qur’an ini dinilai sejalan dengan arahan Kakanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, yang menekankan penyelenggaraan sistem pembinaan kepribadian humanis yang berfokus pada pembentukan karakter Warga Binaan menjadi yang lebih baik.
“Laksanakan pelayanan prima dan pembinaan humanis melalui berbagai program seperti pembinaan keagamaan, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta pembinaan olahraga dan kesenian. Hal ini sejatinya bertujuan agar warga binaan dapat kemudian menyadari kesalahan dengan tidak mengulangi perbuatan yang sama, mampu menerapkan habbit dan gaya hidup positif, produktif serta siap dan layak menuju reintegrasi sosial berkelnajutan,” pungkasnya. (it-02)


