Maluku Utara Politik 

Pilkada Sebentar Lagi, Parpol di Malut Kerja Ekstra

Ternate – Pada Februari 2015 mendatang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) bakal digelar secara serentak di 6 kabupaten kota di wilayah MalukuUtara (Malut). Karenanya, sejumlah Partai Politik (Parpol) kian gencar melakukan sosialisasi serta bekerja ekstra untuk hal lainnya. “Dalam waktu dekat, kita akan rapat koordinasi dengan DPC-DPC,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Malut Muhammad Iqbal Mahmud, seperti dilansir malutpost.co.id, 24 Jan 2015. Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Kota Ternate Nurhayati Chalil mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penjaringan balon wali kota Ternate beberapa bulan lalu dan…

selanjutnya
Maluku Utara Politik 

Meski Sulit, Pemprov Malut Tetap Siapkan Dana Pemungutan Suara Ulang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) akan menyiapkan dana yang akan digunakan untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang pilkada Malut. Pilkada ulang tersebut akan dilaksanakan sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yakni di delapan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul). Kepala Biro Keuangan Pemprov Malut, Karim Soleman mengatakan, pemungutan suara ulang pada delapan kecamatan di Kepsul itu merupakan putusan MK dalam sengketa hasil pilkada Malut putaran kedua. “Dengan demikian pemprov wajib mendukung putusan itu dengan menyediakan dana untuk pelaksanaannya,” ujarnya seperti dilansir beritamaluku.com, Jum’at (20/12/2013) Kemudian untuk dana pelaksanaan pemungkutan suara ulang…

selanjutnya
Daerah Maluku Utara Politik 

Dalam Pilakada Malut Putaran ke 2, Hampir 50 Persen Golput

Pilkada Maluku Utara putaran kedua yang dilakukan beberapa waktu lalu menyedot perhatian sejumlah pihak. Salah satu hal yang menarik adalah dimana dari hasil penghitungan suara ditunjukan bahwa ada sekitar 50% dari jumlah DPT yang ada itu Golput. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut), Sultan Alwan menyatakan tingginya angka golput tersebut bukan kurangnya sosialiasi, namun minimnya kesadaran masyarakat untuk menentukan pilihan mereka. “Kami yakin minimnya kesadaran masyarakat di berbagai kabupaten/kota untuk memilih karena dipicu oleh kandidat yang mereka jagokan tak lolos di putaran kedua dan sebagian masyarakat jenuh dengan berbagai…

selanjutnya
Maluku Utara Politik 

Gubernur Maluku Utara Sering Diancam Lewat SMS

Gubernur Maluku Utara (Malut), Thaib Armaiyn sering diancam melalui layanan pesan singkat atau SMS oleh orang tak dikenal. Isi ancaman yang dikirimkan oleh orang yang tak bertanggung jawab itu terkait pelaksanaan pilkada Malut putaran kedua. Thaib Armaiyn memaparkan seperti yang dilansir di beritamaluku.com bahwa ia diancam untuk memilih calon tertentu “SMS tersebut intinya mengancam saya agar pada pilkada Malut putaran kedua nanti mendukung calon gubernur tertentu,” ujarnya di Ternate, Kamis (5/9). Menanggapi hal tersebut, Gubernur mengaku tidak menggubris ancaman itu dan menganggapnya sebagai perbuatan yang tak penting untuk ditanggapi. Iapun…

selanjutnya