Maluku Politik 

Belasan Ribu Warga Hila Banjiri Kampanye BETA TULUS

AT-HL 1 OKAmbon, indonesiatimur.co – Kurang lebih 11.000 warga masyarakat Desa Hila dan sekitarntya menghadiri kampanye Terbuka pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Periode 2013-2018, Abdullah Tuasikal dan Hendrik Lewerissa, atau yang dikenal dengan jorgan BETA TULUS, Selasa (28/5) di Desa Hilla, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Dalam kampanye tersebut, Raja Hilla, Abd Rahim Olong, mengingatkan masyarakat agar tidak salah memilih pemimpin.

“Pilihlah orang yang tepat, yang sangat mengenal daerah kita. Jangan memilih orang lain apalagi jika orang tersebut tidak mengenal daerah kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan BETA TULUS, Ayu Hasanussi, tampil di panggung untuk menyampaikan orasinya. Hasanussi katakan, pasangan BETA TULUS sangat menghargai kaum perempuan.

“Saya sebagai seorang perempuan diberikan kepercayaan sebagai Ketua Tim Pemenangan BETA TULUS. Ini merupakan bukti bahwa pasangan Abdullah Tuasikal dan Hendrik Lewerissa sangat menghargai dan menghormati kaum perempuan,” ungkapnya.

Selain itu, Hasanussi juga mengingatkan masyarakat agar memilih pemimpin yang berani, cerdas dan energik dan putra daerah.

“Maluku butuh pemimpin baru, pemimpin yang berani, cerdas dan energik,” tegasnya.

Penegasan pemimpin baru di Maluku, juga ditegaskan Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB), Saleh Wattihelu. “Masuknya Maluku sebagai provinsi termiskin ketiga di Indonesia merupakan salah satu alasan kita butuh pemimpin baru,” tandasnya.

Lemahnya posisi tawar Maluku di tingkat pusat, lanjutnya, merupakan alasan lain Maluku perlu pemimpin baru.

“Telah sekian lama pemerintah memperjuangkan Provinsi Kepulauan, namun hingga saat ini belum terwujud, ini merupakan salah satu bukti lemahnya posisi tawar Maluku di tingkat pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, calon Gunernur bernomor urut satu, Abdullah Tuasikal menegaskan, pemberdayaan akan menjadi salah salah satu program utama yang akan dijalankannya untuk mengentaskan kemiskinan.

“Untuk mengentaskan kemiskinan, pemerintah harus membuat program pemberdayaan, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan bermanfaat,” ujarnya.

Program prioritas utama yang sifatnya terobosan untuk meningkatkan kemakmuran rakyat Maluku, di antaranya Maluku agro industri, Maluku bersaing, Maluku pintar dan sehat, optimalisasi penataan SDA laut serta perikanan.

“Selain mensejahterakan masyarakat, kami ingin mengelola sistem pemerintahan yang bersih lima tahun ke depan,” tandasnya.

Tuasikal menegaskan, selama 10 tahun dirinya menjadi Bupati Maluku Tengah, tidak sekalipun diperiksa karena tersangkut kasus korupsi. (GKS)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.