Ekonomi & Bisnis Sulawesi Tengah 

Perusahaan China Akan Bangun Jalur Kereta Api di Sulteng

Jalur Kereta ApiRencana realisasi investasi rel kereta api dan agrobisnis kelautan di Sulawesi Tengah oleh Dragon Group of International Investment baru dipastikan setelah perusahaan yang masuk dalam konsorsium tersebut melakukan studi kelayakan. “Kami kembali ke China dulu, baru buat feasibility study,” kata Presiden Direktur Dragon Group of International Investment, Peter Chin Swee-Yin, seusai penandatanganan Letter of Intent (LoI) bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola di Palu, Kamis (27/6/2013).

Chin dalam keterangan persnya dalam bahasa Melayu mengatakan, studi kelayakan tersebut membutuhkan waktu yang cukup karena kondisi geografis di Sulawesi Tengah yang bersungai dan gunung. Dia mengatakan, setelah studi kelayakan dibuat, barulah bisa ditaksir berapa nilai investasi yang akan digelontorkan di Sulawesi Tengah untuk sejumlah bidang investasi.

Advertisements

Menurut dia, dana untuk membangun rel kereta api dan jenis investasi agrobisnis dan kelautan sudah siap. Dia memperkirakan untuk rel kereta klasik membutuhkan anggaran sekitar Rp300 triliun. Sementara untuk rel kereta cepat sekitar Rp 500 triliun dengan rute Palu-Mamuju-Makassar dan rute Palu-Kendari.

Chin mengatakan Dragon Group akan memprioritaskan pembangunan jalur kereta tetapi tidak menutup kemungkinan akan berjalan bersamaan dengan industri agrobisnis, kelautan dan pembangkit listrik tenaga air laut. Mereka menilai Sulawesi Tengah yang berhadap dengan Selat Makassar berpotensi dibangun pembangkit listrik tenaga air laut.

Sementara untuk agrobisnis, mereka melirik ubi kayu, pohon jabon dan karet. Chin mengatakan Dragon Group serius menanamkan modalnya di Sulawesi Tengah terbukti dengan ditandatanganinya LoI bersama sejumlah gubernur di Sulawesi.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan pemerintah daerah sangat membutuhkan investasi dari Dragon Group tersebut karena selama ini ongkos transportasi dari dan ke Sulawesi Tengah cukup tinggi. Longki mengatakan moda transportasi kereta api lebih murah sehingga diharapkan mobilitas masyarakat lebih mudah dan cepat. “Ini sangat membantu masyarakat kecil dalam pembiayaan transportasi,” katanya. ((AWH)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

PPKM Mikro Ambon