Daerah Sulawesi Tenggara 

Masih Terabaikannya Keselamatan Penumpang Kapal

[foto: rri.co.id]
[foto: kbrn]
Kendari, Sulawesi Tenggara – Sering terjadinya kecelakaan pelayaran nampaknya tak menjadi perhatian bagi para pemilik armada laut khususnya di Sulawesi Tenggara. Himbauan agar mematuhi ketentuan pelayaran seperti jangan memuat penumpang lebih dari kapasitas masih kerap diabaikan.

Salahsatu kapal yang mengendalikan pelayaran dihampir setiap rute pelayaran di Sulawesi Tenggara yaitu Kapal Muat Cantika Ekspress misalnya, mereka seolah  tak peduli lagi dengan aturan pelayaran yang telah dibuat tersebut.

Kehadiran KM Cantika Ekspress  tersebut sudah meresahkan para penumpang karena seenaknya memuat penumpang tanpa memperhatikan aturan mengenai jumlah daya angkut kapal. Beberapa waktu lalu misalnya, terlihat saat menjelang dan sesudah pagelaran event nasional Sail Komodo di Pulau Buton, ada ratusan penumpang memenuhi kapal tersebut.

“Saya tidak dapat kursi dan harus berdiri selama beberapa jam dari Baubau menuju Kendari,” ujar salahsatu penumpang berinisial (IW) dengan kesal.

Dari semua informasi yang kami himpun dari seorang penumpang juga yang pernah naik kapal  KM Cantika Ekspress  yang menyatakan bahwa pada saat hari raya Idul Fitri lalu berulah. Kapal yang kapasitasnya hanya 450 penumpang, ini mengangkut lebih dari seribu penumpang.

Pihak yang bersangkutanpun seolah tutup mata dengan kondisi yang ada, tak ada teguran bagi pemilik armada tersebut. [A.S]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon