Papua Politik 

Kapal Freedom Flotilla Sudah Mendekat, 2 Kapal Perang Disiapkan

[foto: portalkbr.com]
[foto: portalkbr.com]
Kepolisian Daerah (Polda) Papua membantah isu bahwa Kapal Freedom Flotilla telah memasuki perairan Papua. Jika memang kapal Freedon Flotilla itu masuk akan tetap dicegah dikarenakan tidak memiliki izin untuk masuk di perairan Indonesia termasuk perairan Papua.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Polda Papua AKBP Sulistyo Pudjo Hartono “Kapal yang membawa puluhan aktivis Papua dan Australia ini belum masuk tetapi baru akan mendekati perairan Papua Nugini,” kata ujarnya seperti yang dilansir di situs papuapos.com di Jayapura, Kamis (19/9)

Lebih lanjut, Ia juga menegaskan bahwa pihaknya membantah adanya isu yang menyebutkan bahwa kapal tersebut telah bersandar di Merauke. Menurut informasi kapal tersebut menuju Indonesia, tetapi hingga saat ini belum sampai juga. “Jika dihitung berarti sudah hampir lebih dari 3 minggu, kemungkinan hanya sampai ke Papua Nugini saja,” ujarnya.

Sulistyo mengatakan jika kapal tersebut sudah berada di pulau terluar, maka diprediksikan sampai di Jayapura sekitar 2 hari kedepan. “Berarti mungkin jalan-jalan di kota-kota perbatasan mereka. Kan sebagian memang ada yang orang sana,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dapat dihimpun, jajaran TNI AL di perairan Merauke bahkan sudah menurunkan dua kapal perang untuk melakukan patroli di sekitar Laut Imbu Kabupaten Merauke. Sebelumnya juga dikabarkan 50-an aktivis Papua dan Australia dengan menggunakan tiga buah kapal layar, akan bersandar di perairan Papua. Aktivis itu mengklaim kedatangannya untuk tujuan sosial dan budaya, namun isu yang berkembang kedatangan mereka untuk kampanye Papua Merdeka. [As]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon