Hukum Sulawesi Tenggara 

Imigran Gelap Terus Bertambah, Kantor Imigrasi Sultra Pusing

[foto: ciputranews.com]
[foto: ciputranews.com]
Imigran gelap terutama dari Timur Tengah terus bertambah sehingga membuat Kantor Imigrasi Kendari pusing memikirkannya. Meski sudah ada ratusan yang dipulangkan ke negara asalnya, para imigran gelap ini tetap saja menjadikan daerah Sultra sebagai daerah transit menuju Australia.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kendari, Letehina SH. Ia mengaku  jika imigran gelap dari Timur tengah khususnya dari negara Iran yang hendak ke Australia itu terus bertambah.

“Saat ini jumlah imigran gelap mencapai 104 orang. Padahal sebelumnya hanya sekitar 80-an. Tambahan imigran gelap ini yang tertangkap di Baubau dan Bombana sebanyak 27 orang asal Turki. Mereka adalah korban pencari suaka, sehingga belum ada jadwal untuk memulangkan ke negara asalnya, kecuali imigran itu sendiri yang meminta pulang,” ujar Letehina, dikutip di kendarinews.com, Rabu (02/10).

Saat ini ratusan imigran gelap itu sementara ditampung di sejumlah hotel dan penginapan di Kota Kendari sambil menunggu pemulangan ke negara asalnya,.  “Dikarenakan belum ada rumah penampungan khusus imigran, terpaksa kita inapkan mereka di hotel atau rumah penginapan,” tambahnya.

Lebih lanjut ia juga berharap kepada seluruh masyarakat Sultra dan Kota Kendari, supaya tidak memberikan ruang untuk bergaul terhadap orang-orang imigran tersebut. Hal itu dikarenakan “Para imigran tersebut tidak mendapat angin segar atau dilindungi dan disanjung atau lainnya dengan harapan Imigran tersebut juga segera mengajukan permintaan pemulangan” Pungkasnya. [As]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon