Daerah Lingkungan Sulawesi Utara 

Pasar Lama dan Baru Remboken Dibiarkan Terbengkalai

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Tondano – Pemandangan yang sangat memprihatinkan bisa kita jumpai ketika berkunjung ke pusat Kota Remboken. Pasar tradisional yang sudah puluhan tahun tak tersentuh perbaikan itu dibiarkan tanpa adanya renovasi.

Pasar yang jadi pertemuan pedagang dan pembeli itu terlihat semrawut dan tak terurus. Gedung dan prasarana pasar tersebut baik dinding maupun atapnya tak layak untuk dihuni.

camat Remboken Arthur Palilingan mengatakan jika perbaikan pasar tersebut sudah lama tidak tersentuh oleh ke dinas terkait.

“Sebenarnya sudah lama sekali pasar ini tak mendpat sentuhan perbaikan dari dinas terkait,” ujarnya, seperti ditulis manadotoday.com, Kamis, (6/3).

Tidak hanya disana, hal yang sama terlihat di lokasi pasar baru di desa Parepey. Meski pasar ini sudah lama di bangun namun belum juga digunakan yang nantinya akan mengganti pasar lama Remboken.

Terlihat beberapa kios yang ada terlihat rusak, sementara rerumputan yang tumbuh di lahan pasar makin subur dan tak dipangkas.

Persoalan ini, menurut  Palilingan sudah lama kami sampaikan ke dinas pasar dan kebersihan kabupaten Minahasa, namun belum juga ada tindak lanjut.

“Kami sudah menyurat ke dinas terkait, namun belum ada tanggapan,” pungkasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon