Daerah Ekonomi & Bisnis Gorontalo 

Lakukan Pemadaman Listrik, PLN Gorontalo Dimarahi Gubernur

[ilustrasi]
[ilustrasi]
Gorontalo – Tidak hanya masyarakat yang marah dengan kinerja PLN Gorontalo, Gubernur Rusli Habibie pun ikut marah karena pihak PLN masih terus melakukan pemadaman listrik di Provisi Gorontalo.

Gubernur mengatakan, alasan PLN tentang mesin diesel (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) yang usianya sudah lapuk merupakan alasan klasik yang sejak dulu jadi tameng PLN.

“Harusnya kalau (mesin) sudah tua, diganti. Jangan dijadikan alasan terus menerus,” tegas Rusli Habibie, seperti dilansir GorontaloPost, Sabtu (26/4).

Gubernur mengatakan, ia telah menghubungi manajer PLN Gorontalo dan menegaskan bahwa ia marah sebab listrik masih terus dikeluhkan rakyat.

“Saya marah ke PLN, itu-itu saja, Listrik itu bukan urusanya pemerintah daerah, itu domainya PLN,” kata Rusli Habibie.

Gubernur menegaskan, PLN harus segera mengganti mesin genset diesel yang sudah tua dan sering rusak dengan diesel yang baru.

“Jika PLN tidak mampu, Pemprov siap beli dan kami sewakan ke PLN,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur siang tadi (28/4), menemui Direktur Utama (Dirut) PLN Nur Pamudji di Jakarta, membahas khusus persoalan krisis listrik di Gorontalo. Ia juga meminta PLN mempercepat pekerjaan PLTU Anggrek 2 X 25 Megawatt.

“Saya juga akan menghadap menteri ESDM (Kementerian Energi Sumberdaya Mineral), untuk segera memproses pembangkit listrik gheotermal di Gorontalo,” tandasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon