Ekonomi & Bisnis 

Pembangunan Indonesia Timur Perlu Peran Putra Daerah

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Ketua Perhimpunan Indonesia Timur, Petrus Selestinus mengatakan b‎ahwa kondisi sosial ekonomi di Indonesia Timur masih jalan di tempat.

“Tidak ada perubahan yang berarti sejak zaman Orba hingga Reformasi,” katanya seperti dilansir Okezone.com.

Petrus menjelaskan, di kawasan Indonesia timur ada beberapa provinsi yang potensial untuk dikembangkan.

“Membangun Indonesia dari pinggir sangat mendesak karena bagian pinggir itu serambi dan wajah bangsa,” tuturnya.

Sementara itu, lanjut Petrus, persoalan ketimpangan pembangunan kawasan timur Indonesia disebabkan oleh minimnya infrakstruktur sosial ekonomi yang secara fisik sangat kontras dengan masyarakat di negara tetangga.

“Dampak psiko sosialnya adalah masyarakat di pinggir atau perbatasan menjadi bangsa yang teremehkan‎,” jelas Petrus.

Selain itu, Laode Ida, tokoh Indonesia Timur lainnya mengakui bahwa kondisi sosial ekonomi indonesia timur masih stagnan.

“Ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang lebih pragmatis,” ucapnya.

Laode menambahkan bahwa ke depan, beberapa pos Kementerian di kabinet harus diisi oleh putra terbaik profesional dari Indonesia Timur.

“Peran putra daerah sangat diperlukan, agar pembangunan di kawasan Timur Indonesia bisa lebih berkembang,” tegasnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon