Daerah Papua 

Terserang HIV/AIDS, Suku Asli Papua Terancam Punah

[foto: int]
[foto: int]
Nabire – Papua menjadi salah satu daerah dengan penyakit HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Bahkan penularan penyakit ini semakin mengkhawatirkan dan mengancam keberlangsungan hidup suku asli yang ada disana.

Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI Fransen G Siahaan mengatakan bahwa laju penularan HIV di Papua semakin tidak terkendali dan beberapa suku asli Papua banyak yang meninggal.

“Di Kabupaten Paniai dilaporkan sudah empat marga penduduk asli punah gara-gara HIV,” ujar Mayjen TNI Fransen G Siahaan, di Nabire, Papua, seperti dilansir Metrotv News, Rabu (29/1/2015).

Fransen menegaskan bahwa setidaknya ada dua faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan dan penularan HIV di Papua sangat cepat.

“Pertama, maraknya minuman keras (miras). Kedua, perilaku seks bebas.” ungkapnya.

Kedua hal tersebut, kata Fransen, bisa membuat suatu bangsa mengalami fenomena lost generation.

Sementara itu, hal yang sama huga dibenarkan oleh Yohana Yambise selaku menteri perwakilan dari Papua. Menurutnya, miras adalah penyebab utama terjadinya perilaku seks bebas dan kekerasan di Papua sehingga muncul penyakit HIV / AIDS yang menular.

“Miras adalah akar permasalahan di Papua,” jelas Yohana. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon