Hukum Maluku Utara 

Kapal Pembawa BBM Dibajak Kelompok Bersenjata di Perairan Maluku

[foto: int]
[foto: int]
Ternate – Kapal tanker KM Rebohot yang memuat bahan bakar minyak dan bertolak dari Bitung menuju Gosowong Halmahera dibajak kelompok bersenjata pada pukul 12.00 malam Rabu lalu. Hingga kini polisi terus mengejar pelaku pembajakan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Ajun Komisaris Besar Ridwan Damanik mengatakan bahwa kapal tanker tersebut kini diperkirakan mengarah ke perbatasan Indonesia-Filipina di bagian utara Pulau Morotai.

“Kami sudah minta perbatasan Indonesia dan Filipina diperketat,” ujar Damanik, seperti dilansir Tempo, Sabtu, 31 Januari 2015.

Menurut Damanik, Polda Sulawesi Utara kini telah mengerahkan tiga armada laut untuk menyisir sekitar lokasi pembajakan tersebut.

“Kami masih selidiki,” jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 14 orang kru kapal sempat terapung-apung beberapa jam sebelum terdampar di sebuah rakit pencari ikan yang berada sekitar 100 mil di belakang Pulau Nain. Kemudian kru melaporkan kejadian tersebut dengan menggunakan alat komunikasi yang dimiliki oleh pemilik rakit tersebut.

Berdasarkan data Biro Maritim Internationa pada akhir 2014 menyebutkan bahwa Indonesia merupakan tempat paling rawan terhadap pembajakan kapal. Pembajakan sudah beberapa kali terjadi, dan targetnya biasanya adalah kapal barang atau juga kapal nelayan khususnya ketika memasuki masa panen. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon