Daerah Maluku Pariwisata 

Masuk Titik Labuh Yacht, Saumlaki Terus Berbenah

[foto: int]
[foto: int]
Ambon – Saumlaki menjadi salah satu kawasan di Provinsi Maluku yang masuk dalam persinggahan perahu-perahu layar dalam event internasional 2015-2019. Hal itu bersamaan dengan penetapan 38 titik labuh kawasan jalur wisata- Yacht- di seluruh indonesia oleh Pemerintah Pusat.

“Kita harus bangga, bahwa wilayah Maluku masuk dalam titik labuh untuk pembangunan ekowisata,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, Anthon Sihaloho, seperti dilansir FajarOnline, beberapa waktu lalu.

Menurut Anthon, titik labuh untuk ekowisata maritim harus nyaman dan aman dimana kawasan tersebut juga harus bersih dari limbah kapal maupun dari daratan.

“Dimana titik ini mempertimbangkan atraksi pariwisata, budaya dan kehidupan yang menarik,” terangnya.

Kemudian, kata Anthon, yang terpenting adalah kawasan tersebut harus memiliki koneksi internet atau komunikasi lain agar akses komunikasi tidak terhambat.

Anthon mengatakan, berdasarkan rekomendasi Kementrian Pariwisata, ada empat titik labuh di Maluku yang masuk dalam yach 2015-2019.

“Yaitu Debut di Maluku Tenggara, Kecamatan Banda, Amahusu, Namrole, dan Teluk Saumlaki,” sambungnya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon