Daerah 

Sebuah Pulau di Ternate ‘Dijual’ ke Pengusaha Inggris

[foto: int]
[ilustrasi foto: int]
Ternate – Kawasan wisata Kepulauan Widi di Halmahera Selatan adalah kawasan wisata potensial yang ada di wilayah Ternate Maluku Utara. Namun, belum lama ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara ‘menjual’ pulau tersebut ke pengusaha Inggris.

Penjualan yang dimaksud adalah pemberian izin dan hak ekslusif kepada pengusaha asal Inggris untuk mengelola kawasan tersebut dengan jangka waktu 35 tahun. Bahkan, mereka dibebaskan untuk mengelola wilayah darat dan laut sampai radius 7 kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara mengatakan bahwa kerja sama pengelolahan kawasan wisata Pulau Widi ini merupakan upaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara untuk memajukan ekoturisme di Maluku Utara.

“Selama kami berharap pengelolaan dari pemda mungkin agak sulit dan butuh waktu yang lama,” kata Samin Marsaoly, seperti dilansir Tempo, 05/07.

Marsaoly berharap, cara ini bisa memberikan dampak positif untuk tempat wisata Kepulauan Widi salahsatunya peningkatan pendapatan ekonomi warga lokal.

“Jadi, dengan kerja sama ini, dinas berharap pemda Halmahera Selatan mendapatkan manfaat, khususnya masyarakat lokal,” jelas Marsaoly.

Selain itu, Marsaoly mengaku jika pihaknya telah berkoordinasi mengenai percepatan pembangunan infastruktur ke Pulau Widi. Salah satunya adalah bekerjasama dengan dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku Utara guna membangun infastruktur jalan.

“Dinas Pariwisata Maluku Utara akan membangun sarana penunjang pariwisata,” terangnya.

Diketahui, nota kesepahaman ditandatangani oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Bupati Halmahera Selatan Muhammad Kasuba, serta pengusaha asal Inggris, Natalia Kira Catherine, CEO PT Leadership Islands Indonesia. (aK_)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon