Daerah Maluku Utara 

Tidak Hanya di NTT, Gizi Buruk di Ternate Juga Terus Bertambah

[balita penderita gizi buruk, foro: int]
[balita penderita gizi buruk, foto: int]
Ternate – Beberapa daerah di kawasan Indonesia Timur memang rawan akan ketahanan pangan yang kemudian berdampak pada gizi anak. Selama ini Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi daerah dimana ditemukan banyak kasus kekurangan gizi dan gizi buruk, yang kemudian disusul daerah lain seperti Papua dan Maluku Utara.

Di Maluku Utara tepatnya di Ternate, setiap tahun jumlah penderita gizi buruk terus mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, berdasarkan hasil survei, saat ini terdapat 49 anak di bawah lima tahun (balita) mengalami gizi buruk.

“Ada kelurahan yang ditemukan memiliki tiga sampai empat balita penderita gizi buruk,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy, seperti dilansir SinarHarapan, Selasa (28/7).

Menurut Nurbaity, balita penderita gizi buruk terbanyak di Maluku Utara (Malut) ada di Kelurahan Kalumata.

“Biasanya gizi buruk terdapat pada anak balita yang saat dilahirkan kurang diberikan air susu ibu (ASI) dan makanan yang bergizi,” tutur Nurbaity.

Diketahui Indonesia adalah salah satu dari 17 negara dengan masalah gizi yang serius. Hal itu karena Indonesia memiliki beban ganda masalah gizi dengan banyaknya jumlah anak pendek, anak kurus, anak kurus dan pendek, sekaligus anak gemuk. Bahkan, saat ini Indonesia dimasukkan dalam salah satu negara darurat gizi. (aS)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon