Daerah Papua 

Lokalisasi Tanjung Elmo Ditutup, Ratusan PSK Dipulangkan

[foto: int]
[foto: tabloid jubi]
Jayapura – Lokalisasi prostitusi terbesar di Papua yakni Tanjung Elmo Distrik Sentani Timur resmi ditutup. Akibatnya, 191 mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing.

Lokalisasi di Tanjung Elmo merupakan kota ke-33 yang ditutup dari 163 kota yang memiliki titik lokalisasi. Adapun pemulangan dilakukan melalui pelabuhan Yos Sudarso Kota Jayapura, Jumat (21/08/2015.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada saat melepas pemulangan 191 mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) menyalami dan memeluk para mantan PSK tersebut sebelum mereka naik ke kapal.

Menurutnya, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing, dan akan diberi bantuan usaha ekonomi produktif agar mereka bisa mandiri.

“Setelah dipulangkan akan diberi bantuan untuk kebutuhan hidup mereka selama tiga bulan,” kata Mensos seperti dilansir Rimanews, 21/08.

Para mantan PSK tersebut mendapat bantuan yang diberikan sebesar Rp5.050.000 dari Kementerian Sosial dan Rp5.000.000 dari pemerintah daerah Jayapura.

Salah seorang mantan PSK mengaku senang bisa pulang kembali ke Surabaya setelah delapan tahun di Jayapura dan tidak mau lagi kembali kesana.

“Saya tidak mau kembali lagi,” ujarnya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon