Daerah Maluku 

Maluku Layak Jadi Laboratorium Perdamaian Dunia

[foto: int]
[foto: int]
Ambon – Selain menjadi laboratorium keindahan bawah laut, Maluku juga menjadi salah saru laboratorium perdamaian di Indonesia, bahkan dunia. Ini usaha yang cukup bagi dari seluruh stakeholder, karena sebelumnya Maluku sering diidentikan dengan daerah konflik.

“Maluku telah bertransformasi menjadi laboratorium perdamaian terbaik di Indonesia,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff, seperti dilansir TribunNews, Rabu (7/10).

Menurut Said, banyak orang dari berbagai negara di dunia yang kagum dengan harmonisasi dan keberagaman di Maluku.

“Jangan ada lagi stigma Maluku adalah daerah konflik,” ucapnya.

Itu semua, kata Said, karena Maluku bisa bangkit dari keterpurukan, dan itu karena Maluku juga memiliki modal sosial kultural yang kuat sebagai orang bersaudara.

“Maluku sangat kental dengan nilai-nilai persaudaraan,” jelasnya.

Said menambahkan bahwa kebersamaan dan persaudaraan sejati yang selama ini terjalin dilandasi dengan prinsip hidup orang basudara.

“Ini tercermin dalam ungkapan, Ale Rasa Beta Rasa, Potong di Kuku Rasa di Daging dan Sagu Salempeng Dipata Dua”,” ucapnya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon