Daerah Ekonomi & Bisnis Sulawesi Utara 

Nelayan di Sulut Mulai Tinggalkan BBM dan Beralih ke Gas

[foto: int]
[foto: int]
Manado – Konversi minyak ke gas tidak hanya dilakukan dalam lingkup kebutuhan rumah tangga saja, namun juga di beberapa lingkup lainnya seperti transportasi. Bahkan, belum lama ini di Sulawesi Utara (Sulut), ada program konversi bahan bakar minyak ke gas dilakukan terhadap nelayan sekitar (perahu).

Kepala Bidang Penangkapan, pengolahan, dan Pemasaran Hasil Penangkapan Dinas Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, Tienneke Adam mengatakan jika hal ini dilakukan sebagai dukungan pemerintah provinsi terhadap pemerintah pusat terkait konverter gas.

“Kami dari Pemprov Sulut, menunjang program pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk program konverter atau pengalihan dari BBM ke gas,” ujarnya, seperti dilansir SindoNews, (16/11).

Selain itu, hal ini juga sebagai bentuk dukungan untuk nelayan juga guna pengalihan bahan bakar untuk melaut dari BBM jenis bensin ke gas dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kg.

“Jadi ini salah satu solusi harapan kami dapat mengatasi kelangkaan BBM,” tuturnya.

Selama ini, kata dia, banyak nelayan yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar yang digunakan untuk melaut.

“Ini bisa jadi salah satu solusi untuk nelayan kecil yang kesulitan mencari bahan bakar untuk melaut,” terangnya.

Program konverter gas untuk nelayan merupakan yang pertama kalinya diterapkan di Sulut. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulu turun langsung melakukan pembagian alat konverter gas tersebut kepada nelayan. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon