Nasional 

Keuskupan Amboina Sampaikan Duka Cita Tragedi Lion Air JT 610

Ambon, indonesiatimur.co – Indonesia berduka dengan jatuhnya pesawat Lion Ait JT 610. Ucapan duka cita kepada keluarga korban terus mengalir. Keuskupan Amboina melalui Uskup Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC, pada Selasa (30/10) juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Karawang.

Uskup mengatakan, meski saat ini di Kota Ambon tengah merayakan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional I, dimana semua peserta sedang bernyanyi, tapi tetap munajatkan doa kiranya korban diterima di sisi Tuhan Allah serta kelurga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran.

Advertisements

“Tentu saja jatuhnya Lion Air ini merupakan sebuah pelajaran bagi pemerintah, bagi pengelola penerbangan. Ini soal anak manusia. Soal kematian manusia. Tidak tahu, apakah ini kesalahan pada manusia atau alam,”tandasnya.

Uskup mengingatkan,  keajadian naas tersebut sebagai peringatan keras terhadap semua pihak, terutama operator penerbangan di Indonesia. Dikatakan, peringatan ini agar kedepan jangan ada lagi kejadian-kejadian serupa.

Mandagi melalui keuskupan Amboina terus mengirimkan doa dalam ibadah. Baik ibadah Misa pagi maupun lainnya.

“Saya mengajak bukan saja umat Katholik, tapi saya mengajak seluruh masyarakt Maluku, marilah kita berbela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita,”ajaknya.

Uskup Mandagi mengungkapkan bagaimana perasaan keluarga yang ditinggalkan. “Kita juga merasakan dukacita atas duka di Palu Donggala, Sigi serta jatuhnya Lion Air JT 610 kemarin,” ungkapnya. (it-01)

Comments

comments

Terkait

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.