Maluku Pendidikan 

Visitasi 20 Sekolah Di Tanimbar, Sementara Dilakukan BAN-SM Maluku

Saumlaki, indonesiatimur.co -Kegiatan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi, data dan informasi pendukung, serta observasi terhadap kondisi objektif sekolah untuk menentukan status, peringkat, dan predikat akreditasi atau yang disebut dengan istilah Visitasi, sementara dilakukan tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN-SM) Provinsi Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Visitasi dalam rangka akreditasi tersebut yang dilakukan sejak Rabu, 22 September hingga 30 September 2021 mendatang, guna menetapkan kelayakan program satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah maupun jalur formal, dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Hal itu diungkapkan salah satu Asesor BAN-SM Maluku, Juliana Niruhua, S.Pd., M.Pd, saat visitasi yang berlangsung di SD Naskat St. Canisius Sifnana, Kamis (23/09/2021).

Ke-20 sekolah yang dikunjungi adalah SMP Negeri Satu Atap Werlumdity, SD Naskat St. Canisius Sifnana, SD Naskat III Don Bosco Saumlaki, SD Negeri 3 Inpres Siwahan, SD Inpres Keliobar, SMP Negeri 1 Yaru, MI AL-Ahzar Saumlaki, SD Negeri Atubul Mase, SD Naskat 2 Santa Theresia Wowonda, SMTK Sola Gratia, SMAS Budi Mulia Saumlaki, SD Naskat I St Iqnasius Olilit Timur, SD Naskat St. Fransiscus Xaverius Bomaki, SD Inpres Lelingluan, SD Negeri 2 Inpres Larat, SMP Negeri 2 Tanimbar Utara (Tanut), SMP Negeri 1 Tanut, dan SD Negeri 1 Larat.

“Ini kegiatan visitasi terkait dengan akreditasi sekolah, bagaimana sekolah ini mendapatkan predikat kelayakan, sebagai sekolah yang benar-benar sudah menyelenggarakan pendidikan,” ungkap salah satu Asesor BAN-SM Maluku, Juliana Niruhua, S.Pd., M.Pd kepada media ini saat visitasi di SD Naskat St. Canisius Sifnana, Kamis (23/09/2021).

Dirinya mengatakan, kegiatan visitasi BAN-SM di daerah tersebut dibagi sebanyak 5 tim asesor. Kelima tim asesor tersebut melakukan verifikasi dan validasi terhadap data dan informasi yang diperoleh dari sekolah. Verifikasi dan validasi tersebut diperoleh melalui observasi pada lingkungan sekolah, kelas, dan wawancara langsung kepada warga sekolah.

“Setelah ini kami akan melaporkan dan lakukan validasi di tingkat BAN-SM, kemudian BAN-SM Pusat yang akan mengeluarkan sertifikatnya,” jelasnya. (it-03)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.