Daerah Maluku 

Wali Kota dan Forkopimda Pantau Langsung Pilkades Serentak

Ambon, indonesiatimur.co – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, didampingi Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler, Sekretaris Kota Ambon, Agus Ririmasse, dan Forkopimda Kota Ambon, memantau langsung jalannya pemilihan kepala desa serentak di 8 desa dan 1 negeri.

TPS yang dikunjungi Wali Kota bersama rombongan pada Kamis (07/04/2022) yakni TPS 9 Desa Waiheru, TPS 02 Desa Nania, TPS 02 Desa Negeri Lama, TPS 01 Desa Hunut, TPS 02 Desa Wayame, dan TPS 03 Desa Poka.

Advertisements

Di sela – sela pantauan, Wali kota memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat Pemkot yang telah bekerja keras dalam menyukseskan Pilkades Serentak di 8 (delapan) desa dan 1 (satu) Negeri Adat.

“Yang pertama saya perlu memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat pemerintah kota yang telah bekerja keras, mulai dari Sekkot, Asisten 1, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan seluruh OPD yang terlibat baik langsung dan secara tidak langsung demikian juga camat lurah kades raja dan para penjabat kepala pemerintahan di desa,” ujarnya..

Apresiasi yang sama juga disampikan Wali Kota kepada Jajaran Forkopimda Kota Ambon baik Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Dandim 1504 Pulau Ambon, Kepala Kejaksaa Negeri (Kejari), Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua DPRD Kota Ambon, atas dukungan dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak.

“Ini juga berhasil karena dukungan Forkopimda kota, baik pak Kapolresta, pak Dandim, Kejari, Ketua DPRD semua terlibat dalam rangka bersma – sama memberikan support bagi kemajuan Ambon kedepan,” ungkapnya.

Diakui Wali Kota, dirinya memberikan ekspektasi yang tinggi dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun ini, karena seluruh ASN Pemkot Ambon telah menunjukan tingkat kedewasaan penyelenggaraan pemerintahan.

“Dari pengalaman mereka menunkjukan tingkat kedewasaan penyelenggaraan pemerintahan yang sangat bagus sekali dibuktikan dengan Pilkades Serentak di 8 Desa dan 1 Negeri,” jelasnya

Menurutnya, dari hasil pantauan yang dilaksanakan tidak ada masalah serius yang ditemui. Semua hal, tambahnya, telah diantisipasi oleh Pemkot.

“Bahkan kita sudah antisipasi misalnya penempatan petugas Dinas Dukcapil di tiap desa, bila ada nama warga tidak masuk DPT dapat dikonfirmasi, sehingga petugas Dukcapil ambil alih untuk mengcover daftar kependudukan,” tandas Wali Kota. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.