Daerah Hot Sulawesi Selatan 

Gerakan Menolak Geng Motor di Makassar

motor

Aksi anarkistis geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan, mendapat kecaman berbagai kalangan. Ratusan anggota klub motor dan pelajar pun menggelar deklarasi memberantas tindak-tanduk geng motor di kota tersebut.

Wali Kota Makassar Ilhama Arif Sirajuddin turut menghadiri dan memimpin deklarasi di Lapangan Karebosi, Sabtu (18/5) siang. Turut pula anggota polisi dan TNI di acara tersebut.

Deklarasi ditandai dengan pembubuhan tanda tangan di kain putih sepanjang seratus meter. Tanda tangan itu sebagai bentuk penolakan atas keberadaan geng motor yang meresahkan warga.

Pemerintah Makassar pun mengajak seluruh lapisan masyarakat membina anak-anak agar tak terlibat dalam aksi geng motor.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Kapolda Sulselbar) Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Mudji Waluyo memerintahkan seluruh jajarannya agar menindak tegas geng motor dan preman yang meresahkan masyarakat jika melakukan perlawanan.

“Saya perintahkan seluruh anggota kepolisian dijajaran Polda Sulselbar agar memberantas geng motor, preman, dan pelaku kejahatan lainnya di jalanan. Jika melakukan perlawanan, gunakan protap 1, yakni lumpuhkan dengan tembak bagian kemaluan ke bawah. Itu sudah jelas tindakan yang dilakukan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi aman di Kota Makassar,” tegas Mudji. (HAN)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon