Ekonomi & Bisnis Sulawesi Utara 

Tertinggi, Pertumbuhan Harga Properti di Manado

properti

Kendati secara umum pertumbuhan harga properti residensial pada kuartal II 2013 mulai melambat, namun di beberapa wilayah terjadi akselerasi yang sangat signifikan. Manado dan Surabaya mencatat pertumbuhan harga tertinggi, masing-masing 9,7 persen dan 4,19 persen.

Indeks Harga Properti Residensial Bank Indonesia terbaru menyebutkan pertumbuhan harga kedua kota ini melampaui 12 kota lainnya di Indonesia yakni Medan, Palembang, Padang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Manado dan Makassar.

Dikutip dari Kompas.com, pertumbuhan harga tertinggi di Manado dikontribusi oleh rumah tipe menengah dengan kenaikan sebesar 21,78 persen. Hal ini dimungkinkan, sejalan dengan meningkatnya perekonomian daerah tersebut sebagai representasi perkembangan Kawasan Indonesia Timur. Sedangkan rumah tipe menengah di Surabaya sebagai generator pertumbuhan harga, menanjak 5 persen.

Selain membukukan rekor lonjakan harga properti residensial paling tinggi per tiga bulan, Manado dan Surabaya juga mencetak kenaikan harga tertinggi secara tahunan yakni 16,91 persen dan 18,85 persen.

Tak mengherankan bila Manado melejit sektor propertinya. Menurut CEO Sinarmas Land Group, Michael Widjaja, Manado memperlihatkan pertumbuhan signifikan setelah 4 tahun mengalami plantation booming (hasil bumi).

“Saat ini, permintaan properti jauh lebih banyak. Peningkatan ini disebabkan oleh preferensi pasar (konsumen) yang menginginkan memiliki hunian di kampung halaman setelah berkutat dengan karier profesional di Jakarta dan kota-kota lainnya di Pulau Jawa,” ujar Michael. (HAN)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon