Warga Luyo Blokir Jalan dengan Pohon Pisang

[foto: int]Kondisi jalan yang semakin parah membuat Warga Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulbar kesal. Puncaknya, Sabtu 11 Januari lalu, mereka memblokir jalan dengan menanam pohon pisang di jalan yang ramai dengan lalu lalang kendaraan tersebut.

Koordinator aksi, Adiya Taswin mengungkapkan, mereka turun kejalan karena tidak tahan lagi melihat kondisi sepanjang poros Luyo-Tutar yang semakin parah dan tak kunjung diperbaiki.

“Setiap tahun kita dijanjikan Pemprov Sulbar akan membangun jalan penghubung Kecamatan Tutar dan Kabupaten Majene ini. Namun nyatanya tak kunjung terlaksana,” keluhnya.

Selain itu, kondisi jalan ini juga diperparah dengan adanya puluhan armada pengangkut material tanah milik PT Arlin yang lalu lalang setiap hari melintasi jalan tersebut.

“Puluhan truk proyek pengendalian banjir pembangunan tanggul di Sungai Maloso, melintasi jalan ini. Akibatnya jalan tambah parah dan berlumpur seperti ini,” jelasnya.

Aksi itu sempat menghentikan aktivitas proyek beberapa jam. Puluhan  truk milik proyek berasal dari dua arah dihentikan warga. Mereka menuntut tanggung jawab pengelola proyek segera menimbun seluruh titik jalan yang becek dan berlumpur.

“Kami tidak akan meloloskan mobil proyek, sebelum jalan ini ditimbun. Kalau musim hujan kita mandi lumpur dan kalau kemarau kita tersiksa menghirup debu setiap hari,” ujar salah seorang pemuda Luyo.

Akhirnya, warga yang menutup jalan itu membubarkan diri setelah salah seorang perwakilan proyek sepakat akan menimbun jalan yang rusak. Seluruh armada yang ditahan warga akhirnya dibolehkan melanjutkan kegiatan kembali. (As)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon