Walikota Makassar Yakinkan K2 Pasti Jadi PNS

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Makassar – Pengumuman hasil CPNS K2 beberapa waktu lalu memang diwarnai protes di berbagai daerah, termasuk di Makassar. Untuk menenangkan mereka yang tidak lolos, wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin meminta agar K2 yang masuk dalam database tidak perlu kasat-kusuk lagi, apalagi melakukan demo penolakan.

“Honorer K2 akan terangkat jadi PNS, meskipun pengangkatannya bertahap,” ujarnya, seperti dilansir kendarinews.com, Minggu, 01/2.

Ilham mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan verifikasi data-data honorer yang ada terlebih dahulu. Apalagi, sebelumnnya pernah ada gejolak  dari sejumlah honorer yang memprotes terkait dugaan SK dan rekayasa data dari sejumlah honorer yang lolos.

“Batas umur honorer K2 memang sampai batas maksimal 48 tahun,” jelasnya.

Menurut Ilham, tidak usah ragu, selain pertimbangan faktor akademik, juga faktor umur yang menjadi penilaian.

Selain itu, lanjut Ilham, anggaran Pemerintah pada tahun  ini terbatas sehingga dibatasi sampai 30 persen saja yang diakomodir setiap daerahnya.

“Untuk tahun depan, pihaknya belum tahu lagi berapa kemampuan daerah untuk mengakomodir honorer K2,” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai hasil tes kompetensi yang digelar pekan lalu, masih sementara proses pemeriksaan. Hasilnya nanti itu akan dilihat pemetaan potensi pegawai honorer untuk penempatannya nanti.

“Kalau ada yang hasil ujiannya sudah rendah, malas lagi berkantor, untuk apa lagi diperpanjang kontraknya,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Kabid Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKD Makassar, Ikhsan merespon positif kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengakomodir seluruh honorer K2 yang tidak lolos.

“Meskipun pengangkatannya dilakukan secara bertahap namun, BKD Makassar masih menunggu petunjuk teknis terkait mekanisme pengangkatan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara untuk manipulasi data, itu akan di ketahui setelah adanya verifikasi data tersebut dilakukan.

“Kami serahkan sepenuhnya pada pusat,” pungkasnya.

Diketahui, dari 1.726 honorer K-2 Makassar, hanya 43 orang saja yang tidak ikut tes. Sementara yang lolos tahun ini hanya 633 orang. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!