Hukum Internasional 

500 Warga Telah Bergabung Dengan ISIS, 100 Orang Meninggal

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Kehilangan 16 warga indonesia di Turki yang diduga direkrut negara Islam Irak dan Syiria (ISIS) ketika mengikuti perjalanan tour ternyata bukan yang pertama kali terjadi. Bahkan berdasarkan catatan Badan Nasional Penganggulangan Teroris (BNPT) sudah ada 500 orang yang telah bergabung dengan organisasi radikal tersebut.

“100 diantaranya sudah meninggal dalam baku tembak,” kata Wawan Darmawan, Tim Ahli Badan Nasional Penanggulangan Teroris dalam wawancara dengan NET TV, Selasa, 10/03/15.

Bahkan, lanjut Wawan, ada juga diantara mereka yang membawa anak-anaknya. Dia juga mematahkan pernyataan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengatakan bahwa tidak mungkin ke-16 warga itu masuk ISIS karena membawa anak.

“Dari 500 orang itu, banyak juga yang membawa bayi,” sambungnya.

Perekrutan tersebut, lanjut Wawan, paling banyak dilakukan melalui media internet dan setelah sampai disana biasanya ada proses penjemputan.

“Banyak situs yang berbahaya yang mengarah pada hal itu,” jelasnya. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon