LP3KN Gelar Pertemuan Dengan LP3KD 34 Provinsi di Ambon

Ambon, indonesiatimur.co – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN) akan menggelar acara dengan 34 Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi se-Indonesia pada 28 Agustus 2018 di Kota Ambon.
Hal ini dikatakan Ketua Bidang Humas LP3KN, Muliawan Margadana. ” Pertemuan tanggal 28 Agustus 2018 akan dihadiri oleh ketua LK3PD dari ke 34 Provinsi. Pada intinya untuk memberikan gambaran secara nyata tentang pedoman-pedoman pelaksanaan teknis lomba,”jelasnya.

Dirinya menjelaskan, dalam pertemuam tersebut, tiap delegasi akan diberikan nomor kontak SKPD yang nantinya akan membantu mengurus keperluan kontingen dari daerah tersebut. Dimulai dari tiba di airport, hotel, transport, tempat makan dan juga hal-hal kecil lainnya. ” Misalnya setiap delegasi itu akan diberikan satu nomor kontak dari salah satu SKPD sehingga mulai dari mereka tiba di Airport harus bagaimana atau bahkan sebelumnya melakukan konfirmasi kedatangan jamnya dan sebagainya. Karena dari hasil kordinasi dengan pihak Garuda dan Angkasa Pura, memang perlu ada pengaturan khusus untuk Angkasa Pura di Ambon, karena setiap kali ada kegiatan yang mendatangkan ribuan orang itu ada penyesuaian.
Kemudian dari SKPD akan menjadi liaison Officer. Ini yang akan menentukan tuntunan kepada delegasi, misalnya hotel, transport, tempat makan dan juga hal-hal kecil lainnya yang saya kira diperlukan dan ini menunjukkan keseriusan dari pihak OC maupun LK3PN untuk kesuksesan acara ini,”tandasnya.

Advertisements

Muliawan menegaskan, LP3KN akan berusaha untuk meminimalisir resiko-resiko yang terjadi dari hasil reassessment atau penilaian ulang yang dinilai bisa membuat kekacauan komunikasi, koordinasi dan lainnya.
“Oleh karena itu, kita juga akan membuat information center dan Media Center. Information center memuat segala hal termasuk jadwal acara, tempat acara, transportasi, nomor-nomor telepon penting seperti ambulans, kepolisian maupun lainnya. Selain itu juga hal-hal terkait proses dari acara ini dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Karena mereka tentu ada delegasi yang mengirimkan hingga 300 orang. Kalau satu orang tertinggal atau dua orang tertinggal terus apa yang harus mereka lakukan. Kemungkinan-kemungkinan ini sangat manusiawi terjadi begitu apa yang harus dilakukan,”jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut juga akan dibahas, petunjuk pelaksanaan yang sudaj dibukukan sekitar 200 halaman. Nanti semua petunjuk pelaksanaan itu akan didigitalisasi dan dimasukan dalam sebuah USB untuk di berikan kepada tiap-tiap kontingen. Sehingga saat mereka kembali ke masing-masing daerah, bisa melakukan pengarahan kepada timnya masing-masing.

Pada pertemuan tersebut nantinya hanya untuk LK3PD dan Ketua-ketua Kontingen dan lainnya. “Lebih kepada ketua-ketuanya karena mereka juga akan diajak untuk mengunjungi baik hotel maupun tempat-tempat pertandingan serta kode etiknya. Misalnya kontingen Provinsi A langsung mengontak Hotel A dan langsung mereka bayar. Padahal hotel A itu khusus hanya untuk undangan besar seperti Presiden, Gubernur dan lain, maka tentunya akan terjadi konflik yang tidak sinkron,”katanya.

Pertemuan ini juga akan menentukan hotel untuk masing-masing Provinsi “Kami yakin panitia di Ambon sudah paham pesprektif pelaksanaan Pesparawi dan MTQ maupun yg lainnya. Maka harusnya persiapan-persiapan ini tujuanya adalah untuk mempermudah semuanya ini,”ungkapnya
(it-01)

Comments

comments