Papua Politik 

Prihatin Kondisi Tanimbar Saat Ini, Uwuratuw Optimis Maju di Pilkada 2024

Saumlaki, indonesiatimur.co РLucas Uwuratuw, salah satu Politisi yang juga  mantan Wakil Bupati pertama di Bumi Duan Lolat atau dikenal dulu dengan nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), sekarang berganti nama menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), menyatakan sikapnya akan maju bertarung untuk memenangkan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2024 mendatang.

Hal itu diutarakan Uwuratuw kepada media ini, Jumat (07/10/2022) saat diwawancarai di Rumah Kopi Joas, Kota Saumlaki. Pasalnya ia mengaku prihatin dengan kondisi carut-marut di KKT belakangan ini sehingga begitu optimis untuk maju merebut kursi panas di Tanimbar pada perhelatan Pilkada 2024 nanti.

Advertisements

Optimisme dirinya untuk kembali maju di Pilkada 2024 nanti adalah untuk mengembalikan kejayaan Bumi Duan Lolat ini dengan menggandeng salah satu nama Politisi yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Tanimbar, yakni Dharma Oratmangun yang juga adalah putra dari orang nomor satu yang dahulu berpasangan dengan dirinya, yaitu Salomon Joseph Oratmangun.

Uwuratuw melanjutkan, gagasan untuk kembalikan kejayaan Bumi Duan Lolat dengan membangun dari laut ke darat, adalah mimpi besar dirinya bersama sang mantan bupati Salomon Joseph Oratmangun, saat keduanya diberikan kepercayaan untuk memimpin MTB yang saat itu masih digabung dengan Maluku Barat Daya (MBD) sebagai Bupati dan Wakil Bupati pertama. Dimana mimpi besar tersebut adalah tentang “Raksasa yang sedang tidur,” yakni Gas Alam Abadi Blok Masela yang menjadi modal besar daerah ini untuk kejayaan dan kemakmuran di masa yang akan datang.

“Jangan melupakan sejarah, bahwa Blok Abadi ini dibiayai dari APBD Pemda MTB era (SJO – LU) untuk survey. Jargon kita di masa itu bahwa raksasa yang sedang tidur ini harus dibangunkan,” tandasnya.

Disingung tentang wacana kotak kosong yang selalu didengungkan, tegas Uwuratuw, hal itu sah-sah saja diklaim oleh pihak yang akan maju dalam perhelatan politik tersebut. Tetapi benar atau tidak, semua itu membutuhkan dana yang sangat besar. Pasalnya, untuk mendapatkan satu perahu partai politik dengan sekian kursi wakil DPRD yang ada, tentu akan memakan biaya yang tidak sedikit.

“Politik itu butuh kubang, butuh duit. Tetapi jangan lupa, setiap orang juga punya triknya sendiri. Apakah mahar itu melalui komunikasi politik untuk dapatkan rekomendasi parpol ya bisa saja. Bukannya sombong ya, tapi saya juga pernah membawa kejayaan Partai Golkar di masa itu. Dan saat ini para petinggi partai di pusat, saya juga pernah ada dalam suksesi mereka,” tandasnya.

Sementara menyangkut dirinya digadang-gadang untuk berpasangan dengan Dharma Oratmangun, dirinya katakan segala kemungkinan dan peluang itu bisa saja terjadi. Begitu juga jika dirinya dipasangkan dengan petahana Petrus Fatlolon.

“Saya tetap membangun komunikasi yang baik dengan semua bakal calon,” ujarnya mengakhiri wawancara. (it-03)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.