Maluku Pendidikan 

Dindikbud Maluku Soroti Pentingnya Koordinasi MBG, Baru 32 Persen SMA Terlayani

Ambon, indonesiatimur.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Maluku menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengingat sektor pendidikan merupakan penerima manfaat langsung dari program tersebut.

Kepala Bidang SMA Dindikbud Maluku, Fence Mandaku, saat Coffee Morning yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku dengan tema “Ketahanan Pangan Mendukung MBG di Provinsi Maluku”, di Cafe View Karang Panjang, Ambon, Selasa (16/12/2025). menyatakan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada sinergi antarinstansi. Menurutnya, koordinasi yang baik akan memastikan peserta didik menerima makanan yang sehat dan aman.

“Kalau koordinasi berjalan baik, anak-anak akan menikmati makanan yang sehat dan aman. Namun jika tidak, justru muncul kekhawatiran, bahkan potensi kasus keracunan,” ujarnya.

Fence mengungkapkan, dari sekitar 298 SMA di Provinsi Maluku, baru 94 sekolah atau sekitar 32 persen yang telah terlayani program MBG. Kondisi serupa juga masih terjadi pada jenjang pendidikan lainnya.

Selain keterbatasan cakupan layanan, ia menyoroti sejumlah persoalan lain dalam pelaksanaan MBG, antara lain kasus keracunan makanan, keterbatasan sumber daya manusia, tingginya beban kerja Satuan Pelayanan Gizi (SPG), serta belum transparannya penetapan mitra penyedia layanan.

Ia juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal Maluku yang dinilai lebih segar, sehat, dan mudah diawasi dibandingkan bahan pangan dari luar daerah.

“Jika bahan pangan lokal tersedia, sebaiknya dimanfaatkan. Ini penting untuk menjamin mutu makanan sekaligus mendukung petani lokal,” tegasnya.

Dindikbud Maluku berharap ke depan pelaksanaan MBG tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah penerima manfaat, tetapi juga mengutamakan kualitas, keamanan pangan, dan kesehatan siswa, melalui sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.