Ekonomi & Bisnis Maluku Utara 

China Siapkan Dana Rp 9 triliun Buat Investasi di Maluku Utara

Jakarta – Investor asal China tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia Bagian Timur salah satunya di Maluku Utara (Malut). Bahkan, dana senilai Rp 9 triliun disiapkan untuk investasi khususnya dalam pembangunan smelter nikel, perikanan dan juga pendidikan. Vice President PT Jinchun Group, Yao Wei Xin mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada kunjungan kerja Gubernur Malut ke China untuk membahas kerja sama. “Kerjasama di sektor pertambangan dan kelautan bersama dengan pemerintah Provinsi Guangzhou melalui melalui pembangunan smelter,” kata Yao Wei Xin, di Ternate, seperti dilansir Antara, Sabtu (16/7). Menurutnya, ada alasan tertentu…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Hot Nusa Tenggara Timur 

Jepang, Prancis dan Belanda Ingin Investasi Infrastruktur di NTT

Kupang – Para investor asal Jepang, Prancis, dan Belanda tertarik untuk berinvestasi di bidang infrastruktur di Kawasan Timur Indonesia tepatnya Nusa Tenggara Timur (NTT). Para investor tersebut tertarik untuk berinvestasi pada pembangkit listrik di Kabupaten Flores Timur serta pembangunan Jembatan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT, Andre Koreh mengatakan bahwa sebelumnya Gubernur NTT, Frans Lebu Raya telah terlebih dahulu menyampaikan potensi yang dimiliki daerah ke sejumlah negara. “Yang memberi respon positif adalah Jepang, Prancis dan Belanda,” kata Koreh, di Kupang, seperti dilansir Pos Kupang, (23/01). Menurut Koreh, salah satu yang diminati…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Nasional 

Pemerintah Indonesia ‘Prioritaskan’ Investor Asal USA

Jakarta – Pemerintah Indonesia berharap perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat (AS) mau menanamkan  modal mereka lebih banyak lagi di Indonesia. Adapun sektor yang jadi prioritas diantaranya sektor industri telematika, industri logam, industri makanan dan minuman serta bidang jasa logistik. Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan bahwa investasi dari AS tidak hanya soal angka besaran modal yang masuk, namun nama-nama perusahaan besar juga berpengaruh menarik investasi dari negara lain ke Indonesia. “Mereka rata-rata multinasional dan mengelola brand kelas global,” kata Menperin Saleh Husin pada saat menerima kunjungan US – ASEAN Business Council di…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Nusa Tenggara Timur 

Gara-gara Jokowi Tak Hadir, 50 Investor Asing Batal Tandatangani MoU di Kupang

Kupang – Ada 50 investor asing batal menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Pemerintah Indonesia di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) Indonesia, Herman Yoseph Loli Wutun. “Pembatalan MoU 11 Protek dengan nilai mencapai Rp 1 triliun itu terjadi karena Presiden Joko Widodo batal menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-68 tahun 2015 yang dipusatkan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (12/7),” katanya kepada Antara di Kupang, Jumat. Menurutnya, dari ke-50 investor asing tersebut di antaranya berasal dari…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Nasional 

Belanda, Tiongkok, dan Australia Siap Investasi Perumahan di Indonesia Timur

Jakarta – Sejumlah investor asing dari Belanda, Tiongkok, dan Australia berminat menggelontorkan dana besar untuk berinvestasi di kawasan Indonesia timur. Adapun salah satu sektor yang diminati para investor tersebut salah satunya dalam bidang pembangunan perumahan. “Perumahan merupakan salah satu sektor yang diminati investor selain energi, pertambangan, pertanian, perkebunan, dan perikanan,” kata Ketua Komite Koordinator Perekonomian Kadin Indonesia Wilayah Timur, Nasruddin Tueke, seperti dilansir BeritaSatu, 13/03/15. Menurut Nasruddin, pihaknya siap mendukung program pemerintah membangun satu juta rumah program dari pemerintah pusat. “Sekarang tinggal koordinasikan dengan kita, dan bisa dibagi berapa jumlah…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Sulawesi Utara 

Investor China Siap Jadikan Bitung Sebagai Pelabuhan Internasional

Manado – Gubernur Sulawesi Utara S H Sarundajang mengungkapkan jika Pelabuhan Bitung akan dijadikan sebagai Pelabuhan Internasional. Hal ini setelah ada kepastian masuknya investor asal China di Sulawesi Utara (Sulut). “China sendiri melirik Sulut pada umumnya dan dia mulai dari Bitung,” katanya seperti dilansir BeritaManado, 06/03. SHS sapaan akrab Sarundajang menjelaskan jika Sulut sudah siap mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Ini memang berawal dari kunjungan saya saat ketemu dengan Menteri Perdagangan dan Perdana Menteri (China) waktu saya mendampingi Menteri Koordinator Perekonomian,” ucapnya. Menurut SHS, dirinya merupakan satu-satunya Gubernur yang diperintahkan…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Papua Papua Barat 

Kembali, Investor Asing ‘Diantarkan’ ke Tanah Papua

Jakarta – Setelah sebelumnya diajukan penawaran kerjasama oleh pemerintah, kini para investor termasuk investor asing mulai berdatangan dan menyatakan kesiapannya. Kali ini, perusahaan asing Ferrostaal menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di tanah Papua. “Kami membicarakan mengenai investasi kompleks petrokimia di Bintuni, Papua Barat. Kami sedang menunggu persetujuan terakhir mengenai alokasi gas,” kata CEO Ferrostaal, Klaus Lesker, sai bertemu Menteri Perindustrian, di Jakarta, seperti dilansir thepresidentpost, Senin (2/3/2015). Mengenai dana yang akan diinvestasikan, Klaus belum bisa mengatakan besarannya karena dia masih menunggu persetujuan alokasi dan produk. “Investasinya beberapa miliar dolar, tergantung produknya.…

selanjutnya