Ekonomi & Bisnis Papua Papua Barat 

Kembali, Investor Asing ‘Diantarkan’ ke Tanah Papua

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Setelah sebelumnya diajukan penawaran kerjasama oleh pemerintah, kini para investor termasuk investor asing mulai berdatangan dan menyatakan kesiapannya. Kali ini, perusahaan asing Ferrostaal menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di tanah Papua.

“Kami membicarakan mengenai investasi kompleks petrokimia di Bintuni, Papua Barat. Kami sedang menunggu persetujuan terakhir mengenai alokasi gas,” kata CEO Ferrostaal, Klaus Lesker, sai bertemu Menteri Perindustrian, di Jakarta, seperti dilansir thepresidentpost, Senin (2/3/2015).

Mengenai dana yang akan diinvestasikan, Klaus belum bisa mengatakan besarannya karena dia masih menunggu persetujuan alokasi dan produk.

“Investasinya beberapa miliar dolar, tergantung produknya. Produknya metanol, propiline, downstream produk,” tambah dia.

Pihaknya, lanjut Klaus, saat ini tengah menunggu kepastian pasokan gas dan telah meyakinkan pemerintah jika investasi ini bisa menguntungkan  pemerintah indonesia karena memberikan nilai lebih.

“Itu yang kami tunggu, yang kami butuhkan sekitar 2 triliun cubic feet itu akan menyediakan kebutuhan hingga lebih 30 tahun,” jelasnya.

Pada masa pemerintahan Jokowi-JK, tanah Papua mendapatkan porsi yang lebih khususnya dalam percepatan daerah. Investasi didorong untuk masuk wilayah timur termasuk Papua dan Papua Barat, dan kini beberapa investor yang telah menyatakan kesiapannya. Diharapkan, investasi ini tidak hanya menguntungkan perusahaan dan pemerintah saja, namun juga harus bisa mensejahterakan warga sekitarnya. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.