Tujuh Imigran Gelap Kabur Ketika Akan Dipindahkan ke Rudenim Surabaya

handcuff

Tujuh imigran gelap yang ditangkap di Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi melarikan diri dari tempat penampungan di salah satu hotel di Kelurahan Korumba, Kendari. Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari, Rahmat Gunawan mengatakan, imigran itu kabur ketika akan dipindahkan ke Rumah Detensi Surabaya.

“Tadi subuh mereka melarikan diri lewat jendela. Jendelnya dipecahkan kemudian menggunakan kain yang disambung-sambung,” ungkap Rahmat, Selasa (9/4/2013).

Kata dia, tujuh imigran gelap yang melarikan diri itu berkebangsaan Burma dan Bangladesh. Rahmat mengakui, pihaknya telah menjaga ketat imigran tersebut, tetapi karena keterbatasan tenaga, 7 orang kabur.

Pihak Imigrasi mengaku kewalahan akibat ulah yang dilakukan tujuh imigran gelap tersebut.

“Imigran itu bukan tahanan, sehingga tidak bisa diperlakukan seperti tahanan. Kami titip imigran di Hotel Mega Bintang sebelum dikirim ke Rudenim Surabaya, tetapi penjagaan kami juga seadanya karena kurang personel, sehingga kami tidak tahu jika imigran itu melarikan diri,” tuturnya. (HAN)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon