Daerah Sulawesi Selatan 

Bayi Ini Meninggal Setelah Berpindah Lima Rumah Sakit

baby

Revan Adhiyaksa, 1 tahun 3 bulan, putra pasangan Andi Amir dan Nirmawati, akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah berpindah lima rumah sakit, dari RSU Daya, RSU Regional Dr Wahidin Sudirohusodo, RS Ibnu Sina, RS Awal Bross dan RS Jaury Akademis, Makassar.

Revan menderita muntaber sejak Minggu (23/6). Orangtuanya yang berdomisili di Jl Haji Kalla membawanya ke RSUD Daya. Di rumah sakit tersebut, karena peralatan minim, dan dirujuk ke RSU Regional Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar dan langsung masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Menurut Andi Amir, anaknya belum sempat mendapat perawatan dari dokter di RS Wahidin, saat memperlihatkan kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) miliknya.

“Lalu kemudian, pihak rumah sakit mengatakan ruang perawatan mereka penuh sehingga kami memilih keluar dan pindah ke rumah sakit lain. Dan hal sama kami rasakan di rumah sakit berikut. Bahkan anak kami hanya diperiksa di ambulans dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir,” jelasnya seperti dilansir Metrotvnews.com.

Dia mengakui putra bungsunya itu mendaftar sebagai pasien umum saat masuk rumah sakit. Sehingga, saat menunjukkan Jamkesda tidak diterima pihak rumah sakit. “Saat ini kartu identitas saya masih disandera rumah sakit, karena belum bisa bayar. Belum jelas berapa biayanya, tapi untuk obat saja lebih dari Rp3 juta,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah T Nurainah Azikin membantah ada penolakan, tapi karena memang ruang perawatan penuh di situ juga penuh. Lalu dibawa lagi ke RS Awal Bros dan kembali pindah ke RS Akademis hingga akhirnya meninggal dunia. (HAN)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.