Holtekamp Akan Jadi Jembatan Terpanjang di Papua dan Landmark Indonesia Timur

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Pemerintah berencana untuk segera merealisasikan megaproyek Jembatan Holtekamp di Jayapura agar bisa rampung pada tahun 2019 mendatang. Hal ini dilakukan sebagai komitmen Pemerintah dalam mengejar ketertinggalan Papua di bidang pembangunan infrastruktur.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Taufik Widjoyono mengatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran 2015 sebesar Rp 7,7 Triliun untuk Papua dan Papua Barat.

“Kita sudah mulai dengan groundbreaking Jembatan Holtekamp sepanjang 733 meter di pertengahan 2015 lalu, dengan perkiraan biaya pembangunan hingga Rp 1,5 Triliun,” kata Taufik Widjoyono, seperti dilansir Republika, 20/07.

Widjoyono menerangkan bahwa jembatan Holtekamp diproyeksikan menjadi jembatan terpanjang di Papua sekaligus menjadi landmark Indonesia di kawasan Timur dan Pasifik.

“Jembatan tersebut akan terhubung dengan ruas jalan Jayapura-Sentani dan ring road Jayapura serta sebagai perekat antara Indonesia dengan Papua New Guinea,” jelasnya.

Widjoyono menegungkapkan bahwa saat ini, pembangunan jembatan masih dalam tahap review design.

“Telah disepakati bahwa bangunan meliputi jalan akses sepanjang 1.322 meter dan jembatan utama dengan panjang bentang 400 meter,” terangnya.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019, pemerintah merancang Papua Barat sebagai pusat pengembangan kawasan industri, pengembangan kawasan pertanian, kawasan peternakan, wisata bahari terpadu dan pengembangan pusat-pusat kegiatan ekonomi kecil dan menengah. (aS)

Find this content useful? Share it with your friends!