Daerah Nusa Tenggara Timur 

Gubernur NTT: ‘Ancaman Terbesar Kami Adalah Ideologi Bukan Ekonomi’

[foto: int]
[foto: int]
Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya mengatakan jika masyarakat NTT khsususnya yang ada di perbatasan sangat membutuhkan perhatian. Apalagi NTT merupakan wilayah kepulauan yang memiliki 1.192 pulau, sehingga perlu kerja ekstra untuk bisa menjangkau pulau-pulau tersebut.

“Ancaman terbesar kita di perbatasan adalah ideologi bukan persoalan ekonomi,” kata Frans Lebu Raya pada saat menerima rombongan peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) / Hanwil Pasis Dikreg XLII Sesko TNI Tahun Ajaran 2015, seperti dilansir SuaraPembaruan, 05/08.

Menurutnya, wawasan kebangsaan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya membangun semangat bela negara agar terus dilakukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme.

“Karena itu, pemberdayaan menjadi salah satu strategi penting kami,” jelas Gubernur NTT.

Hal itu disampaikan Frans Lebu Raya pada saat menanggapi sesi diskusi bersama 40 orang perwira siswa peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri angkatan ke-42 Sesko TNI. Para peserta tersebut nantinya akan melakukan kajian wilayah pertahanan, dengan berbagai potensi sumber dayanya, termasuk sumber-sumber kerawanan.

Diketahui, para peserta tersebut adalah para Perwira Siswa Pendidikan Reguler XLII Sesko TNI Tahun Ajaran 2015 yang berjumlah 150 orang dengan empat target daerah yaitu NTT, NTB, Maluku, dan Maluku Utara. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon