Ekonomi & Bisnis Maluku 

BI Maluku ‘Musnahkan’ Uang 80 Miliar

Ambon – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku telah memusnahkan uang tidak layak edar (lusuh) sebanyak Rp80 miliar. Uang sebanyak itu terkumpul selama Januari hingga 20 April 2016. Deputi Perwakilan BI Maluku Joko Triono mengatakan bahwa pihak BI siap untuk terus melakukan pemusnahan itu dengan tujuan untuk menjaga kestabilan uang yang beredar yang layak digunakan. “Uang lusuh ini bersumber dari dunia perbankan dan masyarakat yang menukar langsung ke BI,” kata Joko Triono seperti dikutip dari Antara, di Ambon, Kamis (21/4). Menurut Joko Triono, setiap uang yang masuk dari bank…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Sulawesi Utara 

BI Sulut Siapkan Rp7 Miliar Uang Receh, Untuk Apa?

Manado – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) telah menyiapkan uang receh sebanyak Rp7 miliar. Adapun uang receh yang disediakan yakni pecahan Rp20 ribu ke bawah hingga pecahan paling kecil. Kepala Kantor BI Perwakilan Sulut Peter Jacobs mengatakan bahwa uang sebesar itu disediakan untuk melayani penukaran uang dari masyarakat menghadapi Natal 2015 dan Tahun Baru 1 Januari 2016. “Dana sebesar Rp7 miliar ini, untuk melayani penukaran uang receh atau kecil masyarakat Sulut saat menghadapi Natal dan Tahun Baru,” kata Peter di Manado, seperti dilansir Antara (15/12). Menurut Peter, menjelang…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Papua 

Bank Indonesia Gelar Pameran Perbankan di Papua

Jayapura – Sebagai upaya untuk mengenalkan produk bank kepada masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua bersama dengan bank-bank yang ada di Kota Jayapura menyelenggarkan Pameran Perbankan. Pameran tersebut rencananya akan digelar selama 4 hari yakni dari 15-18 April 2015. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Hasiolan Siahaan mengatakan bahwa selain mengenalkan produk bank juga bertujuan untuk meningkatkan akses UMKM terhadap pembiayaan dari bank. “Kegiatan ini akan menampilkan perbankan, serta dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” kata Hasiolan, di Jayapura, seperti dilansir MetroTvNews, Selasa (14/4/2015). Hasiolan berharap pameran…

selanjutnya

Manado dan Makassar, Daerah dengan Kenaikan Harga Rumah Paling Tinggi

Jakarta – Semakin hari harga rumah semakin melambung seperti yang terjadi tahun 2015 ini. Harga rumah tahun ini mengalami peningkatan dan peningkatan paling tinggi ada di kawasan Indonesia Timur tepatnya di Manado dan Makassar. Pada kuartal I-2015, Bank Indonesia (BI) memperkirakan harga properti residensial mengalami kenaikan yang melambat. Kenaikan harga yang melambat diperkirakan terjadi pada semua tipe rumah, kecuali rumah tipe kecil. “Berdasarkan wilayah, kenaikan harga rumah yang melambat diperkirakan terjadi di Balikpapan dan Jabodebek-Banten,” kata Direktur Departemen Komunikasi BI, Peter Jacobs, seperti dikutip metrotv news, Sabtu (14/2/2015). Sementara itu,…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Gorontalo 

60 Persen Uang di Gorontalo dalam Kondisi Lusuh

Gorontalo – Tingkat kelusuhan uang yang beredar di Provinsi Gorontalo masuk dalam kategori tinggi. Bahkan untuk uang pecahan 50.000 kebawah, tingkat kelusuhan uang mencapai 60 persen. “Untuk pecahan Rp 50 ribu sebesar 50 persen, dan untuk pecahan Rp 100.000 sebanyak 30 persen,” tulis Bank Indonesia (BI) Perwakilan Gorontalo, seperti dilansir liputan6, 09 Februari 2015. Manager Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kantor Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Unggul Priyatna mengatakan bahwa seharusnya uang lusuh yang tidak layak itu dimusnahkan. “Harusnya diganti dengan uang yang baru,” kata dia. Akan tetapi, lanjut Priyatna, saat…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Nusa Tenggara Timur 

Perkuat Ketahanan Pangan, BI NTT Gelontorkan Dana untuk Petani

Kupang— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelontorkan bantuan dana kepada petani di Persawahan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat. Selain uang, BI juga memberikan bantuan bantuan berupa mesin giling dan traktor tangan. “Dana sebesar Rp500 juta untuk pengadaan benih unggul pupuk dan pestisida dibagikan kepada 62 petani yang tergabung dalam tiga kelompok tani (Poktan),” kata Kepala Perwakilan BI NTT Naek Tigor Sinaga seperti dilansir lintasntt.com. Dengan bantuan tersebut, BI berharap itu bisa membantu petani meningkatkan produksi padi pada lahan seluas 100 hektare. “Selama ini, satu hektere lahan sawah di…

selanjutnya
Hukum Maluku 

Tahun ini, BI Maluku Telah Memusnahkan Rp493,5 M Uang Tak Layak Edar

Ambon – Selama periode Januari hingga menjelang akhir bulan November 2014, Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku telah memusnahkan uang tidak layak edar (lusuh) senilai Rp493.522.793.550. Diperkirakan hingga Desember 2014 mendatang, nilai uang lusuh tersebut akan semakin bertambah lagi serta lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp356 Miliar. “BI memusnahkan uang lusuh ini setiap bulan berkisar antara Rp37,8 miliar hingga Rp59,1 miliar,” kata Deputi Kepala Perwakilan KPW BI Provinsi Maluku Ircham AN di Ambon, Rabu (26/11/2014) seperti dilansir Antara. Menurut Ircham, uang yang tidak layak edar tersebut ditarik untuk dimusnahkan…

selanjutnya