Pemprov Maluku Alokasikan Rp 7 Miliar Untuk Daerah Konflik

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Konflik yang terjadi antar desa Mamala-Morela maupun Porto-Haria sampai kini belum reda. Akibat kerusakan yang disebabkan oleh konflik tersebut,  ini membuat Pemprov Maluku harus mengalokasikan sejumlah anggaran untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak.

Hal itu disampaikan oleh Sekprov Maluku Ros Far-Far saat rapat pembahasan APBD 2014 di Kantor DPRD Maluku, Senin (16/12).

“Pemprov sudah mengalokasikan dana Rp 7 miliar dalam APBD 2014 yang akan dipergunakan sebagai biaya perbaikan sejumlah fasilitas umum maupun rumah warga yang rusak saat terjadi konflik,” ujarnya seperti dilansir ambonekspres.com, selasa (17/12)

Lebih lanjut, Far-Far mengklaim Pemprov Maluku telah memberikan sejumlah bantuan di 4 desa yang terlibat konflik. Adapun bantuan yang diberikan diantaranya berupa perahu, pengobatan, air bersih maupun perbaikan rumah warga yang rusak.

Pihaknya juga telah membentuk tim mediasi guna mendamaikan kedua desa yang terus bersitegang. Ia mengatakan perlu peran dari komponen pemuda dalam hal ini KNPI untuk melakukan diskusi antar pemuda kedua desa tersebut.

‘’Dengan begitu, para pemuda juga bisa saling bersilaturahmi dan dapat membangun hubungan yang harmonis,’’ tandasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!