Daerah Maluku 

Sampaikan Maaf, Sekwan Ongirwalu Minta Dipahami Soal Insiden Pengusiran Wartawan

Saumlaki, indonesiatimur.co

Kendati menolak menghadirkan Kasubag Protokol dan Kehumasan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Aotin Feninlambir, Sekwan Juliana Ongirwalu meminta maaf kepada para jurnalis yang saat meliput sidang paripurna penyerahan rekomendasi DPRD KKT atas Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) Bupati Kepulauan Tanimbar tahun 2020, yang berlangsung di ruang sidang utama, Rabu (09/06/2021) kemarin.

Advertisements

“Saya mengatasnamakan staf saya yang telah melakukan kesalahan, dengan menghalangi tugas wartawan saat melakukan peliputan kemarin. Untuk itu saya meminta maaf yang sebesar-besarnya pada wartawan yang telah saya halangi saat melakukan peliputan,” katanya.

Permintaan maaf Sekwan tersebut disampaikan secara langsung di ruang kerjanya, Kamis (10/06/2021) kepada 13 perwakilan media cetak maupun online yang menemuinya perihal permasalahan dimaksud. Ia meminta para insan pers untuk bisa memahami kondisi di Balai Rakyat saat ini. Dengan kejadian tersebut, menjadi pembelajaran berharga bagi pihaknya untuk makin memahami ketidaktahuan terhadap wartawan maupun dunia jurnalistik. Ia berharap para awak media bisa memahami kejadian yang cukup mencoreng nama baik pers di Kepulauan Tanimbar.

“Kasihan kasubag saya, saat ini dia sedang menyusui anaknya dan dia semalam terus menangis,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Provinsi Maluku (IPJI), Yanti Samangun, mengaku bersyukur agenda audiensi tersebut berjalan lancar.

“Terima kasih atas itikad baik dari ibu Sekwan sudah meminta maaf, khususnya terhadap 1 orang  wartawan  yang telah mendapat perlakuan yang tidak baik. Ini akan jadi pembelajaran bagi kita mengenai pengetahuan tentang jurnalistik,” jelasnya yang menambahkan agar kejadian pengusiran wartawan tidak terulang kembali.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Online Indonesia (PWOIN) KKT Rolland Futuwembun,
berharap, kejadian ini tidak terulang kembali dan hubungan baik antara lembaga DPRD dengan para insan pers tetap terjaga.

“Karena sekwan sudah meminta maaf berkali-kali, sesuai dengan tuntutan kita. Kami harap tidak terulang kembali, dan semua pihak bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini,” tegasnya. (it-03)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.