Ekonomi & Bisnis Sulawesi Tenggara 

Industri Pengolahan Limbah Siap Dibangun di Sultra

Pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Tenggara (Sulltra) semakin berkembang. Dengan berkembangnya hasil sumber daya alam, ternyata dilirik peneliti untuk menjadikan limbah atau material buangan menjadi bahan baku. Hal itu dikatakan Jaffray Bittikaka (JB), Direktur PT. Burawa Media Energi. Menurut Jaffray, saat ini sedang diadakan penelitian mendalam di suatu wilayah oleh 3 Universitas ternama di Indonesia. “Limbah nikel misalnya, bisa jadi bahan baku pensil dan benang ban sampai baterai. Memang diharapkan bahan baku ini menjadi industri menghasilkan produk di daerah, supaya kita tidak hanya sekedar mengirim bahan mentah keluar wilayah Sultra”,…

selanjutnya
Daerah Hot Lingkungan Nusa Tenggara Timur 

Aktivis Perempuan NTT Raih Penghargaan Lingkungan Hidup Internasional

Perempuan asal Provinsi Nusa Tenggara Timur Aleta Baun atau yang lebih dikenal dengan “Mama Aleta” meraih penghargaan lingkungan hidup “Goldman Environmental Prize 2013” bersama sejumlah lainnya yang mewakili enam kawasan benua. “Perempuan yang berasal dari Desa Naususu, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT ini mendapat penghargaan atas upaya penyelamatan lingkungan, sosial, dan budaya masyarakat Mollo,” kata Perwakilan Goldman Enviromental Prize 2013 di Indonesia Dita Ramadhani di Jakarta, Senin, (15/4), seperti dilansir ANTARA. Ia menjelaskan para pemenang akan menerima anugerah itu dalam upacara yang khusus untuk undangan di San…

selanjutnya
Daerah Hot Sulawesi Tengah 

Hutan Lindung di Luwuk, Sulteng Beralih Fungsi

Kawasan hutan lindung Doko-Dokop, Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit yang diduga milik PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS). Kawasan tersebut belum beralih fungsi menjadi kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) maupun kawasan lainnya. Pemerintah dan DPRD setempat berkeinginan untuk mengajukan kawasan tersebut berubah status pelepasan kawasan Hutan Lindung. Terungkapnya kawasan Hutan Lindung Doko-Dokop telah ditanami sawit setinggi sekira satu hingga dua meter tersebut ketika wartawan koran ini bersama Komisi B DPRD Banggai dan pihak PT KLS mengunjungi perkebunan sawit di Siuna, Kamis (11/4)….

selanjutnya
Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com