Hot Hukum Maluku 

Perairan Maluku Dipenuhi Ratusan Kapal Bermasalah

Jakarta – Perairan Maluku merupakan pelanggaran tertinggi di Indonesia yang melibatkan 350 kapal bermasalah. Temuan itu berdasarkan hasil kerja Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Penangkapan Ikan illegal Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. “Mayoritas pelanggaran terjadi di sekitar kepulauan Aru,” kata Deputi Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Penangkapan Ikan illegal Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Yunus Husein seperti dilansir Suara Pembaruan, Senin (8/6). Menurut Yunus, 95 persen kapal-kapal bermasalah di perairan Maluku tersebut mempekerjakan nahkoda dan ABK asing tanpa surat-surat lengkap. “Mereka memiliki banyak bendera, VMS yang tidak aktif sehingga posisi…

selanjutnya
Hukum Nusa Tenggara Timur 

Perairan NTT Bebas dari Pencurian Ikan, Benarkah?

Kupang – Sampai hari ini, situasi keamanan di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap kondusif tanpa ada gangguan dari pihak-pihak luar. Salah satunya yakni bebas dari aksi pencurian ikan atau ilegal fishing. Komandan Pangkalan Utama TNI AL VII/Kupang, Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Denny Kurniady, membenarkan hal itu. Menurutnya, masalah kemaritiman di perairan NTT sejauh ini bisa dibilang cukup kondusif. “Tidak ditemukan kapal-kapal asing yang mencuri ikan-ikan kita,” katanya, di Kupang, seperti dilansir Antara, 24/05. Selama ini, kata dia, meski hanya dengan fasilitas yang masih terbilang kurang memadai, pihaknya sering menggelar…

selanjutnya
Hukum Nasional 

‘Sedih Melihat Ikan-Ikan itu Dicuri, Tapi Saya Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa’

Maluku – Pada masa pemerintahan Jokowi – JK, ada banyak kasus pencurian ikan ilegal terungkap. Menariknya lagi, ternyata ada banyak Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang pernah dipekerjakan di kapal-kapal pencuri ikan asing tersebut. Mereka menyaksikan bagaimana praktik ilegal itu berlangsung selama puluhan tahun. Mereka melihat bagaimana ikan-ikan Indonesia diangkut lalu dibawa ke luar negeri tanpa pengawasan. “Ada perasaan sedih juga melihat ikan-ikan itu dicuri. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa, namanya juga kerja,” kata pria yang namanya meminta tak disebut itu kepada detikcom, Kamis (2/4/2015). Dia pernah bekerja di…

selanjutnya
Hukum Maluku 

Terbukti Ilegal Fishing, Kenapa Kapal Tiongkok Ini Tidak Ditenggelamkan?

Ambon – Kapal MV Hai Fa milik Tiongkok yang terbukti mencuri ikan di perairan indonesia hanya dijatuhi hukuman denda Rp 200 juta. Hukuman ini dinilai terlalu ringan dibandingkan seharusnya yakni ditenggelamkan sebagaimana dilakukan sebelumnya. “Penyidikan Hai Fa dilakukan oleh TNI AL, bukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ataupun satgas,” kata Ketua Satgas Anti Illegal Fishing, Mas Achmad Santosa di Gedung KKP, Jakarta, seperti dilansir JPNN, Senin (23/3). Menurutnya, lanjut Achmad, pihaknya melihat ada yang ganjil dalam putusan tersebut. Pasalnya, dari tiga pasal yang didakwakan hanya satu yang dinyatakan terbukti. “Pertama,…

selanjutnya
Hukum Maluku Utara 

Perairan Maluku Utara Jadi Prioritas Pengamanan

Ternate – Setelah terungkapnya beberapa kasus pencurian ikan di perairan indonesia, kini pemerintah kian gencar melakukan pengamanan. Salah satu perairan yang menjadi fokus pengamanan adalah perairan di Maluku Utara (Malut). “Semua daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Malut ini diprioritaskan pengamanannya,” kata Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno, di ternate seperti dikutip Harian Terbit, 08/02/15. Hal tersebut, lanjut Edhy, dilakukan untuk menjaga kekayaan dan kedaulatan maritim republik Indonesia. “Ini untuk mencegah terjadinya pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing,” sambungnya. Menurut Edhy, pemerintah berencana untuk menambah armada pengamanan di perairan Malut…

selanjutnya
Hukum Maluku 

Curi Ikan di Perairan Seram, Kapal-Kapal Asing Ini Dilengkapi Senjata

Jakarta – Bupati Seram Barat, Jacobus F Puttileihalat mengatakan bahwa ada praktek illegal fishing yang dilakukan kapal asing di laut seram. Bahkan kapal tersebut dilengkapi dengan persenjataan lengkap. “Bagaimana mau tangkap, orang mereka pakai senjata,” kata Jacobus, saat melaporkan kejadian tersebut ke Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Gedung KKP, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Menurutnya, kapal-kapal asing itu datang dengan kapal kecil yang kemudian kapal-kapal itu dilepas di pesisir pantai, sedangkan kapal mereka berlabuh di sekitar 20 sampai 25 mil di laut. “Hasil tangkapan mereka dibawa ke kapal asing di tengah laut…

selanjutnya
Gorontalo Hukum 

Cegah Penangkapan Ikan Ilegal, Polair Gorontalo Kerahkan 4 Kapal Patroli

Gorontalo – Pencurian ikan saat ini memang marak terjadi di kawasan indonesia timur khususnya seperti di Gorontalo. Di gorontalo penangkapan ikan secara illegal banyak ditemui di wilayah perbatasan bagian utara Provinsi Gorontalo. Menanggapi hal itu, Polair Polda Gorontalo menerjunkan pasukan dan empat unit kapal patroli ke sejumlah titik di wilayah perbatasan Gorontalo Utara. “Saya sudah mengerahkan empat kapal di wilayah utara Gorontalo sejak Tanggal 12 Desember 2014,” kata Direktur Polair Polda Gorontalo AKBP Edion kepada gorontalopost.com. Meski sudah ada beberapa kapal yang tertangkap, pihaknya belum bisa menyeret kapal-kapal tersebut dengan alasan…

selanjutnya
Hukum Nasional 

Desember 2014, Komando Armada RI Kawasan Timur Tangkap 23 Kapal Ilegal

Ambon – Komando Armada RI Kawasan Timur(Koarmatim) berhasil menangkap 23 kapal ilegal yang melakukan berbagai pelanggaran di laut Indonesia. Ke-23 kapal tersebut ditangkap hanya dalam selang waktu beberapa hari saja yakni selama awal bulan Desemeber 2014. Seluruh kapal tersebut ditangkap oleh kapal perang Indonesia yang melakukan patroli khusus. Selain itu, juga diamankan hasil tangkapan ilegal sebanyak 160 ton ikan tuna dan cakalang. Darihasil pemeriksaan, seperti dilansir lensaindonesia.com, kapal tersebut melakukan pelanggaran tentang pelayaran antara lain tidak memilki Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) lambung, tidak memilki Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut(Siupal),…

selanjutnya